Jet tempur F-35A Angkatan Udara Korea Selatan bersiap lepas landas dari Pangkalan Udara Cheongju, Korea Selatan, 23 Februari 2024. KEMENTERIAN PERTAHANAN KOREA SELATAN/AFP Seoul mengumumkan pihaknya segera mengerahkan jet tempur setelah melihat tujuh pesawat militer Rusia dan dua pesawat Tiongkok lainnya


Seoul mengumumkan pihaknya segera mengerahkan jet tempur setelah melihat tujuh pesawat militer Rusia dan dua pesawat militer Tiongkok lainnya di zona pertahanan udaranya pada Selasa, 9 Desember. Pesawat Rusia dan Tiongkok memasuki zona identifikasi pertahanan udara Korea Selatan sekitar pukul 10 pagi (02:00 di Paris), kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan dalam sebuah pernyataan. Menurut sumber yang sama, tidak ada satupun yang melanggar wilayah udara Korea Selatan. Militer Korea Selatan mengatakan mereka telah lepas landas “pejuang untuk mengambil tindakan taktis dalam mengantisipasi segala kemungkinan”.
Zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) adalah wilayah yang lebih luas dari wilayah udara yang dikuasai suatu negara karena alasan keamanan, meskipun konsep ini belum didefinisikan dalam perjanjian internasional mana pun.
Menurut militer Seoul yang dikutip kantor berita Korea Selatan Yonhap, pesawat China dan Rusia terdeteksi sebelum memasuki kawasan ini. Mereka keluar masuk beberapa kali sebelum berangkat setelah satu jam.
Beijing dan Moskow secara teratur menerbangkan pesawat militer ke zona pertahanan udara Korea Selatan sejak 2019, dengan alasan latihan bersama. Insiden serupa terakhir terjadi pada November 2024 dan melibatkan lima pesawat Tiongkok dan enam pesawat Rusia, menurut Seoul. Tiongkok dan Rusia, sekutu tradisional Korea Utara, telah memperkuat kerja sama militer mereka sejak invasi militer Moskow ke Ukraina pada awal tahun 2022.
Barang serupa












