Amerika Serikat telah melancarkan operasi militer besar-besaran yang bertujuan melawan ancaman yang dikaitkan dengan rezim Iran, Presiden Donald Trump mengumumkan di media sosial.

Pernyataan itu muncul beberapa jam setelah Israel mengkonfirmasi bahwa mereka telah melakukan “serangan pendahuluan” terhadap sasaran di Iran pada Sabtu pagi. Pihak berwenang Israel membenarkan operasi ini dengan menerapkan persyaratan keamanan nasional mengingat ancaman yang mungkin terjadi.
Dalam pesannya, presiden AS menegaskan bahwa tujuan intervensi AS adalah untuk “menghilangkan ancaman” yang terkait dengan rezim di Teheran, tanpa menyebutkan secara spesifik target atau ukuran kekuatan militer yang terlibat.
Di pihak Iran, tanggapannya tidak lama lagi akan datang. Seorang pejabat Teheran mengatakan Iran sedang mempersiapkan tanggapan yang “kuat dan proporsional”, yang meningkatkan kemungkinan eskalasi militer di wilayah tersebut.
Rangkaian peristiwa baru ini menandai peningkatan ketegangan yang signifikan di Timur Tengah, di mana situasi masih sangat tidak stabil. Para pengamat kini khawatir akan terjadi spiral yang melibatkan banyak pemain regional dan internasional.
Perkembangan beberapa jam ke depan akan menentukan dalam menilai skala dan konsekuensi dari konfrontasi ini.
Barang serupa












