Home Politic Kerinduan kami yang rendah hati terhadap Igor Mendjisky

Kerinduan kami yang rendah hati terhadap Igor Mendjisky

6
0


Lebih dari lima belas tahun yang lalu saya menampilkan pertunjukan ‘Masques et noses’, di mana saya mencoba menunjukkan sejauh mana minat terhadap teater bisa ada dalam diri kita masing-masing. Dari dalam ruangan, saya mengajar kelas teater amatir kepada karakter bertopeng, menanyai mereka tentang alasan kehadiran mereka di kelas ini. Saya yakin ada sesuatu yang sangat populer dalam tontonan ini, dalam bentuk ini. Tempat yang saya berikan kepada karakter-karakter ini, yang semuanya berasal dari alam semesta yang sangat berbeda, ternyata menjadi cerminan yang luar biasa dari para penonton yang menyaksikan pertunjukan tersebut.

Di satu sisi, saya percaya bahwa hal ini disebabkan oleh fakta bahwa karakter-karakter ini berhak melakukan kesalahan, bahwa mereka ada di sana untuk berlatih, untuk bersenang-senang dengan penuh semangat; di sisi lain, karena saya yakin bahan aneh ini, topeng, menunjukkan kepada kita dengan cara yang kekanak-kanakan, tinggi, terkadang aneh jiwa dan keintiman para aktor yang bersembunyi di baliknya. Dengan pengalaman dan hasrat saya terhadap bahan fantastis yaitu topeng, saya ingin menjelajahi subjek kritik yang luas dengan cara ini.

Bayangkan sebuah acara kritik di stasiun radio gratis, yang dibawakan oleh kritikus amatir. Gambarkan karakter bertopeng dari semua lapisan masyarakat: tukang pos, guru sastra atau olahraga, pemilik restoran, penjual bunga… dan libatkan mereka dalam minat yang sama: kritik seni. Mungkin hanya salah satu dari mereka yang akademisi, tapi sisanya tidak punya kodenya. Mereka duduk mengelilingi meja selama satu jam dan mendiskusikan apa yang telah mereka lihat, sukai atau benci. Mungkin tujuan mereka bukan untuk mengomentari berita budaya, melainkan membahas karya sastra, teater, musik, film, dan lukisan yang mempunyai pengaruh kuat.

Keinginan kami yang sederhana

Teks dan arahan Igor Mendjisky

Dengan bergantian Sylvain Debry, Igor Mendjisky, Quentin Raymond, Gauthier Wahl, Thomas Roy, Adèle Royné, Angélique Flaugère dan Ophélia Kolb

Masker Etienne Champion

Cahaya Mitzi Lowy

Atur desain Jean-Luc Malavasi

Produksi perusahaan Morya Krysa menyetujui DRAC Île-de-France.

Dukung Athénée Théâtre Louis-Jouvet

Dari 14 tahun

Perkiraan durasi 1 jam 10

5 Mei 2026 pukul 20.30
Azimuth | Teater Firmin Gémier

Mulai 19 Mei hingga 6 Juni 2026 pukul 20.30
Athenaeum | Teater Louis-Jouvet, Paris



Source link