Seorang bayi meninggal karena gangguan pernapasan di dalam penerbangan Air France dari Nairobi ke Paris pada Senin pagi, meskipun ada upaya dari dokter yang melakukan perjalanan dengan penerbangan tersebut, kata perusahaan itu kepada AFP, Senin. “Anak ini, yang menderita penyakit jantung serius, datang ke Prancis untuk mendapatkan perawatan,” kata Air France, seraya menambahkan bahwa semua protokol kesehatan telah dipatuhi.
“Sesuai dengan prosedur, kru menghubungi peraturan Paris Samu melalui satelit,” yang mengeluarkan pendapat tentang perawatan yang akan diberikan, juru bicara tersebut menggarisbawahi. Awak kapal kemudian mengajukan permohonan kepada para penumpang dan beberapa dokter di dalam pesawat, namun intervensi mereka tidak dapat menyelamatkan anak tersebut, tambahnya.
Anak tersebut ditemani, kata pihak maskapai, tanpa menjelaskan lebih lanjut. Dia melakukan perjalanan dengan penerbangan AF 815, yang lepas landas dari Nairobi malam sebelumnya dan mendarat di Bandara Paris-Charles-de-Gaulle sekitar pukul 06.10 pada hari Senin.











