Home Politic Iran membantah adanya diskusi mengenai rencana perdamaian

Iran membantah adanya diskusi mengenai rencana perdamaian

5
0



Tentara Israel mengumumkan pemboman terhadap Teheran. Militer Israel mengumumkan akan mengebom Teheran lagi setelah melaporkan rudal Iran menargetkan Israel.

Washington menyetujui rencana perdamaian untuk Iran. Amerika Serikat telah memberi Iran lima belas poin rencana untuk mencoba mengakhiri konflik, beberapa laporan media. Dari lima belas poin tersebut, lima poin berkaitan dengan program nuklir Iran, poin lainnya mengharuskan diakhirinya dukungan terhadap “proksi” di wilayah tersebut seperti Hizbullah atau Hamas, dan satu poin menekankan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka untuk navigasi maritim.

Teheran melonggarkan cengkeramannya pada Hormuz. Iran mengatakan “kapal-kapal yang tidak bermusuhan” dapat melewati Selat Hormuz asalkan mereka menghormati aturan keselamatan dan keamanan, menurut pernyataan kepada Organisasi Maritim Internasional (IMO).

Israel menyerukan evakuasi di pinggiran selatan Beirut. Tentara Israel telah meminta penduduk untuk mengevakuasi lingkungan di pinggiran selatan Beirut menjelang ancaman serangan di daerah yang dianggap sebagai benteng Hizbullah pro-Iran.

Empat penangkapan di Irak karena penembakan di sebuah pangkalan di Suriah. Empat orang telah ditangkap di Irak karena dugaan keterlibatan mereka dalam serangan roket pada hari Senin di sebuah pangkalan di negara tetangga Suriah, yang hingga saat ini menampung pasukan AS dari koalisi anti-jihadis internasional, kantor perdana menteri Irak mengumumkan.

Pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr terkena serangan. Badan Energi Atom Iran mengatakan pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr di selatan terkena serangan yang tidak menimbulkan kerusakan, dan menuduh Amerika Serikat dan Israel berada di balik serangan tersebut.

Macron menyerukan Iran untuk “berpartisipasi dalam negosiasi dengan itikad baik.” Emmanuel Macron meminta Iran untuk “berpartisipasi dalam negosiasi dengan itikad baik” dengan maksud untuk “meredakan” konflik, setelah wawancara dengan timpalannya dari Iran Massoud Pezechkian.



Source link