Violaine De Filippis-Abate
Pengacara
Perjuangan melawan kekerasan terhadap perempuan telah menjadi cakrawala diskursif yang penting, bahkan kelompok sayap kanan pun kini terpaksa membicarakannya. Namun perpindahan agama yang dangkal ini sama sekali tidak berarti dukungan terhadap perjuangan feminis. Sebaliknya, di balik retorika yang mengklaim melindungi perempuan, feminisme terdistorsi, diinstrumentalisasi, dan digunakan untuk proyek yang sangat reaksioner. Instrumentalisasi ini terwujud pada tingkat yang saling melengkapi: dalam wacana tokoh politik, seperti Jordan Bardella, dan dalam bidang aktivis, melalui kolektif identitas.
Pada Hari Hak Asasi Manusia Internasional yang terakhir…











