Ketegangan antara Barcelona dan tim nasional sepak bola Spanyol baru-baru ini mencapai titik didih menyusul keputusan RFEF yang melepas Lamine Yamal dari skuad jelang jeda internasional November.
Perselisihan ini semakin memuncak setelah RFEF mengungkapkan bahwa sang pemain telah menjalani prosedur medis tanpa sepengetahuan mereka.
Luis de la Fuente telah secara terbuka menentang cara Barcelona menangani situasi ini, sementara para pejabat klub bersikeras bahwa RFEF selalu mendapat informasi.
Barcelona terkejut dengan perlakuan positif RFEF terhadap Nico
Namun, cara Spanyol memperlakukan Nico Williams, yang menderita masalah serupa dengan Yamal, mungkin membuka mata lebih besar bagi Barcelona, seperti yang bisa dibuktikan oleh Barça Universal.
Terakhir, mundurnya Yamal secara tiba-tiba menyisakan satu tempat kosong di skuad De la Fuente, yang bisa saja membuka pintu bagi Nico Williams, yang tidak diikutsertakan dalam seleksi awal karena pertarungannya sendiri dengan pubalgia.
Namun, De la Fuente memutuskan menolak banding bintang Klub Atletik tersebut. Sebaliknya, sang pelatih menunjuk Jorge de Frutos untuk jendela internasional ini, di mana Spanyol akan berusaha mengamankan kualifikasi Piala Dunia.
Dengan cara ini, Nico akan melanjutkan rutinitas latihannya di Lezama, yang mungkin akan sangat melegakan bagi Klub Atletik.
Perlakuan istimewa ini mengejutkan Barcelona dan klub tidak mengerti mengapa Nico dari De la Fuente tidak dipertimbangkan saat Yamal berada di skuad utama.
Hal ini dapat semakin meningkatkan ketegangan antara kedua perusahaan karena Barcelona terus mengkritik cara para pemainnya, yang merupakan bagian penting dari sepakbola Spanyol, diperlakukan oleh kubu Spanyol.











