Home Sports Direktur Barcelona menyetujui Limak untuk rekonstruksi Camp Nou, meski mendapat peringkat terendah...

Direktur Barcelona menyetujui Limak untuk rekonstruksi Camp Nou, meski mendapat peringkat terendah dalam evaluasi

82
0


Menurut pembaruan eksklusif dari Cadena SER, terungkap bahwa perusahaan Turki, Limak, telah mendapatkan kontrak untuk merenovasi Spotify Camp Nou, meskipun dianggap sebagai penawar terendah oleh pakar teknis Barcelona.

Keputusan tersebut kini menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan pengambilan keputusan internal di dalam klub.

Dapat dipahami bahwa Limak menerima skor teknis terendah dalam tahap evaluasi, namun manajemen Barcelona membatalkan keputusan ini dan menyatakan laporan teknis tersebut “tidak mengikat”.

Klub kemudian merevisi peraturan seleksi, sebuah langkah yang secara efektif membuka pintu bagi Limak untuk mengambil kendali proyek pembangunan kembali yang ambisius.

Proyek ini masih dirundung kejanggalan

Menariknya, sumber yang mengetahui masalah ini menyatakan bahwa Limak pada awalnya gagal memberikan alasan bahwa jadwal konstruksi yang diusulkan jauh lebih pendek dibandingkan dengan peserta lelang lainnya.

Namun perusahaan tersebut dipilih justru karena jangka waktu yang singkat ini, sebuah janji yang telah gagal dipenuhi.

Laporan internal memberi Limak kurang dari 50 poin dari 100 poin, terutama karena proposalnya kurang jelas dan memerlukan pembayaran di muka hampir 200 juta euro, dibandingkan dengan penawaran pesaing yang hanya meminta sekitar 12 juta euro.

Pertanyaan muncul mengenai penanganan Barcelona terhadap pembangunan kembali Camp Nou. (Foto oleh David Ramos/Getty Images)

Laporan juga menunjukkan bahwa proyek Limak ditangguhkan oleh komite evaluasi sebelum dioperasikan kembali berdasarkan rekomendasinya sendiri. Perusahaan tidak pernah menjadi pilihan utama komite.

Namun, pemilihan tersebut tiba-tiba berubah setelah presiden Barcelona Joan Laporta dan presiden Limak Nihat Özdemir terlihat bersama di tribun selama pertandingan Galatasaray-Barcelona di Istanbul.

Kisah ini memiliki lebih banyak hal untuk ditawarkan

Belakangan diketahui tawaran Limak melanggar beberapa syarat yang ditetapkan semasa kepemimpinan Josep Maria Bartomeu.

Namun demikian, perusahaan mendapatkan kontrak tersebut dengan menjamin rekor kecepatan konstruksi, dengan unggul 16 poin atas penawar peringkat kedua.

Selain itu, Wakil Presiden Barcelona Maria Elena Fort menyatakan Limak akan dikenakan denda sebesar 1 juta euro per hari jika proyek tersebut tertunda. Dengan standar ini, Limak sudah berutang kepada klub sekitar 300 juta euro.

Namun, Barcelona tidak mengeksekusi penalti tersebut karena kemunduran tersebut “keadaan yang tidak terduga.”

Namun, kontrak dengan jelas menyatakan bahwa penundaan karena pengiriman material tidak dianggap sebagai force majeure dan perpanjangan hanya diperbolehkan dalam kasus seperti kebakaran atau gempa bumi.

Mengingat komplikasi ini, Barcelona kini telah menyewa perusahaan lain untuk mengambil alih bagian-bagian tertentu dari stadion, termasuk pembangunan ruang ganti, dalam upaya putus asa untuk mempercepat penyelesaian proyek tersebut.



Source link