Home Sports Dewan Barcelona tidak setuju mengenai tanggal pemilihan presiden

Dewan Barcelona tidak setuju mengenai tanggal pemilihan presiden

72
0


Sebuah diskusi internal sedang berlangsung di Barcelona mengenai salah satu keputusan terpenting yang akan dihadapi klub dalam beberapa bulan mendatang, yaitu tanggal pemilihan presiden mendatang.

Menurut laporan dari SPORT, masih belum ada kesepakatan akhir di antara dewan seiring berjalannya proses.

Inti perdebatan, menurut outlet tersebut, adalah jadwal pilihan Joan Laporta.

Presiden petahana diketahui mendukung diadakannya pemilu pada bulan Maret, namun pandangan ini tidak disetujui secara bulat oleh tim pemerintahannya.

Sebaliknya, berbagai kemungkinan tanggal tetap ada, mulai dari pertengahan Maret hingga pertengahan Juni.

Apa ceritanya?

Masalah ini masih belum terselesaikan dan perlu dinilai secara formal oleh dewan.

Pembahasan ini diperkirakan akan dilakukan pada rapat dewan berikutnya, yang dijadwalkan pada akhir Januari, meski pihak klub belum memastikan tanggal pasti pertemuan tersebut.

Pendapat terbagi di dewan Laporta. Beberapa direktur percaya bahwa memajukan pemilu ke bulan Maret akan memberikan kejelasan dan stabilitas dalam waktu dekat.

Tidak ada kesepakatan mengenai tanggal pemilu. (Foto oleh David Ramos/Getty Images)

Ada pula yang berpendapat bahwa menunggu sampai bulan Juni akan memungkinkan musim berjalan secara penuh dan memastikan bahwa hasil olahraga dan keuangan diketahui sebelum para anggota melakukan pemungutan suara.

Salah satu tanggal yang sempat muncul dalam diskusi internal adalah akhir pekan tanggal 11 atau 12 April, yang bertepatan dengan derby putaran kedua melawan Espanyol.

Namun, opsi tersebut tampaknya sudah tidak mungkin dilakukan, sebagian besar karena kekhawatiran logistik seputar pertandingan besar tersebut.

Bagaimana sekarang?

Meskipun ada ketidakpastian, undang-undang Barcelona memberikan beberapa panduan. Klub wajib memberikan pemberitahuan yang cukup mengenai pemilihan untuk memastikan bahwa pemilihan tersebut diadakan sebelum akhir masa jabatan saat ini.

Meskipun peraturan tidak menentukan jangka waktu tertentu, praktik tradisionalnya adalah memberikan pemberitahuan setidaknya 33 hari sebelumnya.

Jika tanggal 15 Maret dipilih sebagai tanggal pemilu, pengumuman resminya harus dilakukan paling lambat tanggal 10 Februari.

Oleh karena itu, rapat dewan mendatang dianggap krusial. Penundaan lebih lanjut dapat mengakibatkan uji coba ini melampaui bulan Maret secara default.



Source link