Fermin Lopez sedang mempersiapkan salah satu awal tahun kalender paling eksplosif yang pernah dilakukan gelandang Barcelona mana pun dalam beberapa tahun terakhir.
Sebagai gambaran, talenta Barcelona ini hanya mencatatkan 233 menit aksi pada tahun 2026 sudah mencatatkan satu gol dan enam assist, Rata-rata, kontribusi langsung ke gol setiap 33 menit.
Kemenangan 2-0 Barcelona atas Racing Santander di babak 16 besar Copa del Rey adalah contoh lain dari pengaruhnya yang semakin besar.
Dari bangku cadangan, Fermin menyaksikan babak pertama yang seru dengan skor 0-0.
Dampak terhadap balap
Merasakan perlunya urgensi dan kreativitas, Hansi Flick beralih ke pemain lulusan La Masia itu pada menit ke-58 dan reaksinya langsung terlihat.
Hanya lima menit setelah memasuki lapangan, Fermin mengubah ritme permainan.
Melihat pergerakan yang tidak bisa dilakukan oleh pemain lain, ia melancarkan serangan balik dengan umpan seimbang yang menempatkan Ferran Torres di ruang terbuka.
Pergerakan tersebut diakhiri dengan penyelesaian penuh percaya diri, namun perbedaan nyata adalah visi di balik assist tersebut, momen yang mematahkan perlawanan Racing dan membuat Barcelona memegang kendali.
Kemampuan untuk melakukan sesuatu secara berbeda dengan cepat menjadi ciri khas Fermin. Dia bukan tipe gelandang yang memainkan umpan aman atau menggunakan penguasaan bola tanpa tujuan.
Sikap ini telah membuahkan hasil yang besar, dengan assist dalam tiga pertandingan berturut-turut dan kontribusi penting setiap kali Barcelona membutuhkan semangat.
Awal yang cemerlang
Perjalanan Fermin pada tahun 2026 dimulai di La Liga melawan Espanyol, di mana ia masuk sebagai pemain pengganti dan memberikan dua assist dalam kemenangan penting 2-0.
Di semifinal Piala Super Spanyol melawan Athletic Club, Fermín membawa segalanya ke level baru dengan mencetak satu gol dan memberikan dua assist, yang menghasilkan kemenangan nyaman 5-0.
Dia kemudian memahkotai final melawan Real Madrid dengan satu assist lagi.
Apa yang membuat periode ini lebih mengesankan adalah konteksnya, karena Fermin, meskipun bukan starter yang dijamin, terus mengarahkan permainan untuk kepentingan Barcelona dari bangku cadangan.
Setiap penampilan tampak memiliki tujuan, setiap sentuhan progresif.











