Home Politic Brasil bergabung dengan sistem TIR internasional

Brasil bergabung dengan sistem TIR internasional

13
0


Brasil secara resmi menjadi negara ke-79 yang menandatangani Konvensi TIR PBB, sebuah sistem global unik yang didedikasikan untuk transit barang internasional. Keanggotaan ini menandai langkah penting dalam pengembangan perdagangan yang aman dan lancar di Amerika Selatan dan global.

Sebuah langkah maju yang strategis bagi perdagangan regional

Menurut Umberto de Pretto, Sekretaris Jenderal IRU, masuknya Brazil ke dalam sistem TIR merupakan titik balik yang penting bagi negara tersebut dan bagi seluruh kawasan. TIR akan secara signifikan meningkatkan kecepatan, keamanan dan keandalan perdagangan dengan negara-negara tetangga dan mitra internasional, berdasarkan kemitraan publik-swasta PBB yang telah beroperasi selama lebih dari 75 tahun.

Sistem TIR akan memainkan peran penting dalam mempromosikan Koridor Biooseanik, sebuah proyek infrastruktur yang menghubungkan Samudera Atlantik dan Pasifik melalui Brazil, Paraguay, Argentina dan Chile. Koridor ini akan memperkuat posisi Brasil sebagai pemain utama dalam konektivitas regional dan logistik Amerika Selatan.

Sistem TIR: mekanisme yang terbukti

Didirikan oleh IRU pada tahun 1949, TIR menjadi Konvensi PBB pada tahun 1959, sebelum dimodernisasi pada tahun 1975 untuk beradaptasi dengan transportasi multimoda. Efektivitasnya telah terbukti: mengurangi waktu melintasi perbatasan hingga 92% dan biaya transportasi hingga 50%.

Transit yang aman dan diakui secara internasional

Sistem TIR dioperasikan oleh IRU di bawah mandat PBB dan memfasilitasi transportasi barang internasional antar negara melalui kerangka kerja yang aman dan diakui bersama. Barang disegel pada saat keberangkatan dan hanya dibuka di tujuan akhir, sekaligus mendapatkan jaminan finansial untuk penangguhan bea dan pajak.

Brasil secara resmi menjadi negara ke-79 yang menandatangani Konvensi TIR PBB, sebuah sistem global unik yang didedikasikan untuk transit barang internasional. Aksesi ini menandai tonggak penting bagi pengembangan perdagangan yang aman dan lancar di Amerika Selatan dan global. Didirikan oleh IRU pada tahun 1949, TIR menjadi Konvensi PBB pada tahun 1959 dan kemudian dimodernisasi pada tahun 1975 untuk beradaptasi dengan transportasi multimoda. Efektivitasnya telah terbukti: dapat mengurangi waktu melintasi perbatasan hingga 92% dan biaya transportasi hingga 50%.

Ini mungkin (juga) menarik minat Anda

Sara Attal
Artikel terbaru dari Sarah Attal (lihat semua)



Source link