Meski kemenangan 4-1 atas Villarreal penting bagi Barcelona, malam itu benar-benar menjadi milik Lamine Yamal.
Remaja ini mencetak hat-trick brilian di Spotify Camp Nou, sekali lagi menunjukkan mengapa ia dianggap sebagai salah satu talenta paling cemerlang di sepakbola Eropa.
Usai peluit akhir, pujian di ruang ganti Barcelona pun terdengar bulat.
Dani Olmo adalah salah satu orang pertama yang menyoroti pola pikir remaja. Ia menegaskan, meski mendapat sorotan, Yamal tetap membumi dan fokus untuk menjadi lebih baik setiap harinya.
“Lamine tahu apa yang harus dia lakukan, yaitu terus berlatih. Kami semua tahu dia memiliki apa yang diperlukan dan kami membantunya sebaik mungkin karena dia berkontribusi banyak untuk tim.” katanya.
Pujian itu tidak berhenti
Selain itu, bek serba bisa Eric Garcia juga berbicara hangat tentang pengaruh pemain sayap tersebut. Baginya, Barcelona hanyalah sebuah keberuntungan karena memiliki kualitas seperti itu di barisan mereka.
“Kami beruntung dia bermain untuk tim kami. Penampilan Lamine luar biasa. Dia bahkan bisa menyelamatkan satu atau dua gol pada hari Selasa.”
Bek tengah muda Pau Cubarsi terus menatap masa depan. Daripada terkejut dengan hat-trick tersebut, ia berpendapat bahwa itu hanyalah permulaan.
“Mari kita berharap ini menjadi yang pertama dari sekian banyak hat-trick yang dibuat Lamine karena dia adalah pemain yang bisa memberikan banyak hal kepada kita.”
Sementara itu, teman dekat sekaligus rekan setimnya Alejandro Balde fokus pada kedewasaan yang terus ditunjukkan Yamal meski usianya sudah lanjut.
“Apa yang diraih Lamine patut diacungi jempol. Di usianya yang baru 18 tahun, prestasinya luar biasa dan semua orang bisa melihatnya.”
“Saya berharap dia terus seperti ini selama bertahun-tahun yang akan datang.” dia berkomentar.
Sumber: Mundo Deportivo










