Keputusan Joan Garcia pindah ke Barcelona masih menyakiti hati fans Espanyol. Apa yang dilihat sebagian orang sebagai peluang untuk berkembang lebih jauh dalam sepak bola dipandang oleh sebagian orang sebagai pengkhianatan total.
Dan hal itu mereka nyatakan saat menyapa kasar sang kiper saat kembali ke Stadion RCDE hari ini, seperti dilansir SPORT.
Meski menjadi sosok kunci kelangsungan hidup Espanyol di papan atas musim lalu, namun fans Biru Putih belum memaafkannya atas keputusannya pindah ke Barcelona pada musim panas lalu.
Reaksinya terlihat jelas saat dia melangkah ke lapangan. Garcia, yang tidak menginjakkan kaki di lapangan sebelum melakukan pemanasan, dicemooh dan dihina oleh hampir seluruh penonton tuan rumah saat pertama kali memasuki lapangan.
👀 Pancartes de l’afició de l’Espanyol untuk Joan Garcia
📸 @as13rchvs #EspanyolBarca #FCBlive pic.twitter.com/6eIkXzmfK8
— Què T’hi Jugues (@QueThiJugues) 3 Januari 2026
Dia akhirnya melakukan pemanasan melawan La Grada, divisi ultras Espanyol, tetapi masih tidak bisa lepas dari sambutan yang sangat tidak bersahabat. Peluit, hinaan dan nyanyian “P*** Barca” memenuhi stadion selama beberapa menit.
Selama pertandingan, beberapa fans diharapkan melemparkan mainan tikus ke lapangan.
Espanyol memasang jaring untuk melindungi pemain dari kemungkinan objek. Namun, sebelum kick-off, barang-barang tersebut sudah terlihat, beserta uang kertas bergambar wajah kiper Barcelona.
Penghinaan dan spanduk di luar stadion
Dalam kesempatan tersebut, bus tim Espanyol mendapat sambutan hangat. Ribuan pendukung tuan rumah berkumpul untuk menyemangati tim mereka saat mereka tiba, tanpa melupakan mantan pemain mereka.
Sesaat sebelum bus tiba, terdengar nyanyian menentang Joan Garcia, seperti: “Kami menginginkan kepalanya.”
Selain itu, beberapa spanduk dengan slogan seperti: “Kamu adalah salah satu dari kami. Kamu pergi ke rival terbesar kami dan membuktikan bahwa kecintaanmu pada klub tidaklah setia.” dan pesan identifikasi penjaga gawang a “Tikus” Dan “Lubang di pintu”.











