Bek Barcelona Ronald Araujo tak menyembunyikan rasa frustrasinya usai momen kontroversial saat Barcelona bermain imbang 1-1 dengan Newcastle United di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
Insiden itu terjadi sesaat sebelum Newcastle mencetak gol pertamanya di St James’ Park.
Araujo telah melampaui batas lapangan setelah mengalami kram saat mempertahankan permainan.
Pemain Uruguay itu berjongkok di dekat tepi lapangan, mencoba pulih dengan cepat dan kembali bermain tanpa menunda permainan.
Namun wasit Marco Guida mencegahnya untuk segera masuk kembali ke lapangan.
Sebaliknya, bek Barcelona itu disuruh menunggu dan melanjutkan aksinya dari luar lapangan. Pada saat Araujo diizinkan kembali, Newcastle sudah melancarkan serangan.
Keunggulan Newcastle United
Ketika struktur pertahanan Barcelona sempat goyah, pemain sayap Newcastle Harvey Barnes memanfaatkan situasi tersebut dan mencetak gol pembuka.
Usai pertandingan, Araujo mengaku masih bingung dengan keputusan wasit dan cara menyikapi situasi tersebut.
“Saya tidak mengerti aturannya” Araujo berkata setelah pertandingan.
Bek Barcelona itu kemudian menjelaskan secara spesifik apa yang terjadi dalam momen kontroversial tersebut, dari sudut pandangnya.
“Saat saya kram, saya bisa masuk ke lapangan sambil berdiri atau merangkak. Saya tidak mengerti keputusan wasit. Dia mengeluarkan saya lagi.”
“Kemudian saya tidak bisa mencapai area tersebut. Saya tidak mengerti dengan keputusan wasit,” kata pemain Uruguay itu.
Analisis permainan
Meski sempat frustrasi, Araujo menegaskan Barcelona tetap meraih hasil positif mengingat situasi pertandingan.
Tim Catalan menyamakan kedudukan di akhir pertandingan dan kini kembali ke rumah dengan hasil imbang yang masih seimbang.
“Saya senang dengan hasil ini. Pada akhirnya kami mendapat hasil imbang. Kami tidak bermain sebaik yang kami inginkan. Kami harus menekankan apa yang kami pelajari di piala ini, kemenangan 4-0 melawan Atlético.”
“Hari ini kami pintar. Anda harus pintar di Liga Champions. Sekarang kami bermain di rumah, dengan fans kami. Ini akan menjadi pertandingan hebat.” katanya.
Araujo juga mengakui bahwa Barcelona kesulitan mengontrol permainan bola, terutama melawan tim kuat Newcastle yang bermain di depan pendukung tuan rumah.
“Kami ingin lebih mengancam di lini depan dan lebih banyak menguasai bola. Kami bermain melawan lawan yang hebat dan stadion memberi banyak tekanan pada kami. Itu adalah pertandingan yang sulit.”
“Kami berangkat dengan perasaan baik karena itu akan diputuskan di rumah” dia menambahkan.
Sang bek juga berbicara tentang kondisi fisiknya setelah pertandingan, dan mengakui bahwa jadwal yang padat dan intensitas pertandingan baru-baru ini telah berdampak buruk.
“Ini adalah hasil dari upaya permainan dengan intensitas tinggi. Dengan kontinuitas saya merasa lebih baik. Saya harus siap.” dia menyimpulkan.
Sumber: Mundo Deportivo











