Barcelona fokus untuk mengatasi kekalahan telak 4-0 di semifinal Copa del Rey dari Atlético Madrid.
Meski kekalahan di Metropolitano sangat memperlambat momentum, Hansi Flick tetap yakin timnya bisa kembali ke performa terbaik.
Optimisme ini sebagian besar disebabkan oleh kembalinya beberapa pemain kelas berat ke dalam daftar dalam beberapa minggu mendatang.
Pertarungan cedera Barcelona di bulan Februari
Seperti yang diungkapkan Diario AS, dorongan paling cepat datang dari Raphinha, yang kembali berlatih berkelompok pada hari Jumat dan diperkirakan akan tampil melawan Girona besok.
Kepemimpinan dan agresivitasnya sangat dirindukan di ibu kota, karena tim tidak memiliki figur yang mampu menahan serangan gencar lawan. Raphinha dianggap sebagai landasan komitmen dan karakter yang menginspirasi rekan satu timnya.
Staf pelatih pun tak sabar menantikan kembalinya Pedri yang sudah sebulan absen karena cedera paha.
Pemain Kepulauan Canary ini diperkirakan bisa kembali untuk pertandingan melawan Levante pada 22 Februari dengan syarat ia 100% fit selama jeda mendatang.
Pedri tetap menjadi arsitek utama tim, berperan penting dalam mengatur serangan, meningkatkan tekanan, dan memberikan umpan akhir.
Marcus Rashford adalah tokoh penting lainnya yang akan segera kembali setelah absen dalam perjalanan ke Madrid sebagai tindakan pencegahan karena cedera lutut.
Meskipun ia akan melewatkan pertandingan di Montilivi, ia diperkirakan akan segera tersedia setelahnya untuk menunjukkan penyelesaian akhir yang percaya diri dan kecepatan serangan baliknya.
Kembalinya Gavi yang telah lama ditunggu-tunggu akhirnya segera tiba karena sang gelandang sudah mulai berlatih dengan bola.
Kembalinya dia dijadwalkan pada akhir bulan, yang berpotensi mengembalikan keunggulan kompetitif tim secara penuh.
Dengan empat bala bantuan ini, Barcelona yakin mereka bisa mempertahankan keunggulan mereka di La Liga dan bahkan mungkin bisa melakukan keajaiban di leg kedua piala.










