FC Barcelona sedang mencari bek tengah berkaki kiri baru menjelang jendela transfer musim panas, dengan bintang Inter Milan Alessandro Bastoni menjadi target utamanya.
Di dalam klub, pemain internasional Italia berusia 26 tahun itu dianggap sebagai pilihan ideal Blaugrana cetak biru taktis di bawah Hansi Flick.
Raksasa Catalan menghargai kecepatannya, kemampuannya memainkan bola dari belakang, pengalaman internasionalnya, dan profil kaki kirinya.
Namun, hingga kini kepindahan Bastoni dirasa sulit dilakukan Nerazzurri Mereka tidak mungkin menjual bek top mereka.
Inter Milan terbuka untuk menjual Bastoni
Tapi sekarang, dengan suara keras Gazetta dello Sport (h/t SPORT), Inter Milan bersedia mendengarkan tawaran untuk Bastoni mulai musim panas ini karena ia tidak dianggap sebagai salah satu pemain yang tak tersentuh untuk proyek olahraga klub berikutnya.
Saat ini, Francesco Pio Esposito dan Lautaro Martinez adalah satu-satunya pemain yang dianggap tidak dapat ditransfer oleh raksasa Italia tersebut.
Sekarang Nerazzurri terbuka untuk menggalang dana melalui kemungkinan penjualan Bastoni atau gelandang Nicolo Barella, asalkan tawaran yang tepat datang dan para pemain sendiri menyatakan keinginan untuk pergi.
Barcelona waspada dan bersemangat
Menurut laporan tersebut, Barcelona telah menyadari selama beberapa minggu bahwa operasi tersebut pada akhirnya bisa berhasil selama harga akhir masih dalam batas finansial.
Itu Blaugrana kami sudah terkesan dengan penampilannya di semifinal Liga Champions musim lalu dan yakin bahwa ia akan menjadi pemain yang mampu memberikan dampak langsung.
Awal tahun ini, Deco bertemu dengan agen Bastoni untuk memahami niat sang bek dan melakukan pendekatan awal untuk melihat apakah dia bisa tersedia di pasar.
Tanggapan dari diskusi ini sangat positif dan Bastoni terbuka terhadap langkah tersebut. Namun, negosiasi dengan Inter terbukti sulit.
Inter menuntut lebih dari 70 juta euro untuk bek tersebut, meski Barcelona yakin mungkin ada formula yang bisa mengurangi harga akhir operasi tersebut.
Langkah tegas belum dimulai, namun setelah pemilihan presiden mendatang masalah ini akan menjadi prioritas asosiasi.











