Barcelona bersiap menghadapi reaksi keras setelah keputusan kontroversial wasit dalam kekalahan telak 4-0 dari Atlético Madrid.
Menurut laporan terbaru dari Mundo Deportivo, klub kini mempertimbangkan untuk mengajukan keluhan resmi ke Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF).
Outlet tersebut menyebutkan bahwa rasa frustrasi telah meningkat sejak peluit akhir dibunyikan.
Pasalnya, beberapa keputusan yang diambil wasit Martínez Munuera sepanjang pertandingan menimbulkan kekhawatiran serius di internal klub, apalagi mengingat pentingnya laga semifinal Copa del Rey.
Meski Barcelona sudah dirugikan dengan hasil tersebut, wasit justru menambah kemarahannya.
Faktanya, para petinggi klub percaya bahwa beberapa keputusan penting merugikan mereka dan merasa kurangnya kesinambungan dalam manajemen permainan secara keseluruhan.
Kasus-kasus tertentu
Salah satu poin pembicaraan terbesar adalah tekel Giuliano Simeone terhadap Alejandro Balde di babak kedua.
Banyak orang di klub mengharapkan kartu merah atas pelanggaran tersebut, namun wasit memutuskan untuk tidak mengambil langkah itu. Keputusan ini merupakan sumber frustrasi utama dalam hierarki Barcelona.
Insiden lain yang menimbulkan ketidakpercayaan besar adalah tinjauan VAR yang panjang terhadap gol Pau Cubarsi yang dianulir.
Prosesnya memakan waktu sekitar enam setengah menit dan semua orang menunggu tanpa komunikasi yang jelas.
Selain itu, ada kemarahan khusus atas penggunaan sistem offside semi-otomatis.
Tidak ada komunikasi
Barcelona terkejut dengan adanya penundaan yang begitu lama dan bahkan lebih terkejut lagi karena teknologi sepertinya tidak memberikan jawaban yang cepat dan jelas.
Manajer Hansi Flick juga tidak tahu apa-apa selama peninjauan. Saat pertandingan dihentikan, dia tidak mendapat penjelasan dari wasit di pinggir lapangan, yang hanya menambah rasa frustrasinya.
Semua insiden ini secara bersamaan telah menyebabkan Barcelona mengajukan keluhan resmi.
Klub yakin keputusan dan penanganan tinjauan VAR berdampak besar pada permainan dan hal itu tentunya tidak bisa diabaikan.





