Home Sports Barcelona membatalkan inisiatif seragam retro La Liga karena alasan logistik

Barcelona membatalkan inisiatif seragam retro La Liga karena alasan logistik

5
0


Barcelona tidak akan mengambil bagian dalam pertandingan retro La Liga musim ini, meskipun klub masih berencana untuk mengadopsi gagasan tersebut dalam waktu dekat.

Menurut laporan MARCA, Barcelona awalnya menjajaki kemungkinan mengenakan jersey bergaya retro pada hari pertandingan khusus yang diselenggarakan La Liga.

Namun, karena kendala teknis, rencana tersebut tidak dapat dilaksanakan tepat waktu karena kampanye yang sedang berlangsung.

Sebagai gantinya, klub Catalan tersebut kini diperkirakan akan memperkenalkan jersey retro pada musim 2026/27.

Apa itu Hari Permainan Retro?

Inisiatif baru liga ini bertujuan untuk merayakan kekayaan sejarah sepak bola Spanyol.

La Liga secara resmi telah menjadwalkan matchday retro pertamanya antara 10 dan 13 April 2026, yang akan berlangsung pada matchday 31 kompetisi tersebut.

Untuk babak permainan ini, tim-tim dari seluruh liga akan mengenakan kaus yang terinspirasi oleh desain terkenal dari masa lalu mereka.

Beberapa klub memberi penghormatan pada seragam yang dikenakan selama kampanye perebutan gelar, sementara klub lain mungkin menghidupkan kembali desain yang terkait dengan promosi, petualangan Eropa, atau era yang ditandai oleh pemain legendaris.

Barcelona telah memutuskan untuk melewatkan inisiatif tersebut musim ini. (Foto oleh Fran Santiago/Getty Images)

Selain itu, inisiatif ini juga menghadirkan peluang komersial karena kaus retro telah terbukti sangat populer di kalangan penggemar dan klub diharapkan menyediakan desain ini untuk dijual setelah hari pertandingan.

Barcelona tidak akan ambil bagian musim ini

Terlepas dari kegembiraan seputar proyek ini, tidak semua klub akan tampil di lapangan dengan warna retro pada putaran ini.

Selain Barcelona, ​​Rayo Vallecano dan Getafe termasuk tim yang tidak akan mengenakan jersey khusus karena alasan logistik.

Namun, klub-klub tersebut tetap menjadi bagian dari keseluruhan kampanye iklan yang diselenggarakan oleh La Liga.

Situasinya sedikit berbeda di Real Madrid karena mereka memutuskan untuk tidak mengambil bagian dalam inisiatif ini sama sekali dan hanya akan mengenakan seragam reguler mereka pada hari pertandingan.

Sebaliknya, Barcelona melihat penundaan tersebut sebagai masalah sementara ketimbang meninggalkan ide tersebut sepenuhnya.

Ini berarti klub masih berniat untuk mengambil bagian dalam konsep retro, namun penggemar mungkin harus menunggu hingga musim depan untuk melihat tim di lapangan dengan desain nostalgia.



Source link