Barcelona terus memantau situasi mantan bek La Masia Mika Marmol, namun bukan karena alasan yang diharapkan banyak orang.
Menurut laporan dari Mundo Deportivo, minat klub lebih didorong oleh logika finansial dibandingkan rencana olahraga dalam waktu dekat.
Marmol saat ini berada di bulan-bulan terakhir kontraknya dengan Las Palmas, yang akan berakhir pada akhir musim.
Dengan tidak adanya perpanjangan kontrak, klub telah menerima bahwa bek tengah tersebut kemungkinan akan pergi selama jendela transfer musim dingin.
Di sinilah ketertarikan Barcelona muncul karena mereka masih memiliki 50% hak ekonomi sang pemain dari kesepakatan yang disepakati pada musim panas 2023.
Las Palmas terbuka untuk dijual
Las Palmas terbuka untuk menerima tawaran, meskipun klausul pelepasan Marmol sebesar €10 juta dianggap tidak realistis mengingat situasi kontraknya.
Bagi seorang bek yang bisa hengkang dengan status bebas transfer pada tahun 2026, klub diharapkan bisa menegosiasikan biaya transfer yang lebih rendah.
Penjualan apa pun, bahkan dengan harga yang lebih murah, akan tetap menguntungkan Barcelona secara finansial karena mereka dapat menerima persentase dari biaya transfer pada saat setiap euro diperhitungkan.
Dari segi olahraga, Marmol tetap menjadi sosok penting bagi Las Palmas.
Dia adalah pemain reguler di bawah asuhan Luis Garcia dan kepergiannya dianggap tidak bisa dihindari secara internal.
Sebaliknya, Barcelona melihat ini sebagai peluang menghasilkan uang tanpa harus aktif menjual pemain tim utama.
Ada pilihan lain
Namun, ada juga skenario sekunder yang diam-diam diamati di Camp Nou.
Barcelona saat ini kekurangan bek tengah kiri dan sedang mencari opsi hemat biaya untuk bulan Januari.
Marmol sangat cocok dengan profil ini karena dia mengenal klub dengan baik dan bahkan pernah melakukan debut La Liga untuk tim utama di masa lalu.
Namun, saat ini belum ada langkah konkret yang direncanakan karena Hansi Flick telah menegaskan bahwa Barcelona tidak akan mengeluarkan uang terlalu banyak pada bulan Januari.
Saat ini, masa depan Marmol tampaknya lebih terikat pada rekor Barcelona dibandingkan starting XI.











