Jendela transfer Januari Barcelona dirusak oleh kepergian salah satu dari mereka La MasiaBakat paling berbakat dari Pedro Fernandez “Dro”.
Gelandang muda ini meninggalkan Barca dan memilih pindah ke Paris Saint-Germain untuk mencari lebih banyak waktu bermain di level tertinggi sepakbola.
Meski kepergian Dro ke PSG tentu mengecewakan Barcelona, presiden klub Joan Laporta memanfaatkan hasil transfer dengan baik.
Barcelona mendekati aturan 1:1
Seperti diberitakan AS, penjualan Dro ke Paris Saint-Germain seharga 8,5 juta euro tidak hanya penting karena biaya transfernya, tetapi juga diplomasi yang terlibat.
Harga tersebut jauh lebih tinggi dari klausul pelepasannya, harga yang melambung akibat rekonsiliasi baru antara kedua klub.
Yang terpenting, transaksi ini memungkinkan klub untuk mencabut jaminan bank senilai €19 juta yang diberikan musim panas lalu untuk mengamankan pendaftaran Marcus Rashford dan Roony Bardghji.
Dengan menghilangkan jaminan ini, situasi financial fair play Barcelona akan membaik secara signifikan. Klub yakin bahwa musim panas ini mereka akhirnya akan mencapai aturan 1-1, yang akan memungkinkan mereka untuk beroperasi secara normal di bursa transfer.
Selain penjualan pemain, Barcelona juga fokus pada proyek utama di Uni Emirat Arab untuk kembali ke aturan 1:1.
Proyek yang mencakup branding kompleks perumahan/komersial di Dubai dan empat gedung pencakar langit di Abu Dhabi ini diharapkan dapat memberikan dorongan besar.
Klub mungkin sudah menerima pembayaran awal sebesar 11 juta euro. Namun, perjanjian ini masih harus diratifikasi oleh Majelis Musim Panas dan hasil pemilihan presiden pada 15 Maret.
Saat ini hanya ada jaminan sebesar 7 juta euro yang beredar, terkait dengan penyimpangan anggaran di departemen profesional klub lainnya.






