Home Politic Australia. Insinyur, penggemar sepak bola… Siapakah Dan Elkayam yang tewas dalam serangan...

Australia. Insinyur, penggemar sepak bola… Siapakah Dan Elkayam yang tewas dalam serangan di Sydney?

68
0


Dia tersenyum lebar di sebagian besar foto di jejaring sosialnya… Seorang insinyur komputer muda Prancis berusia 27 tahun, Dan Elkayam, tewas dalam serangan terhadap orang Yahudi di Sydney, Australia, tempat dia baru bekerja selama setahun. Pengumuman itu dibuat tak lama setelah jam 7 malam. oleh Menteri Luar Negeri, Jean-Noël Barrot.

“Dengan kesedihan yang luar biasa kami mengetahui bahwa rekan senegara kami Dan Elkayam akan menjadi salah satu korban serangan teroris keji yang menimpa keluarga-keluarga Yahudi yang berkumpul di Pantai Bondi di Sydney, pada hari pertama Hanukkah,” tulis sang menteri. “Saya memikirkan keluarga dan orang-orang yang dicintainya dan mengungkapkan kepada mereka solidaritas penuh bangsa,” Emmanuel Macron menambahkan pada X.

Berasal dari Le Bourget

Pemuda tersebut, dari Le Bourget (Seine-Saint-Denis), adalah satu dari 15 orang yang dibunuh oleh dua pria yang menembaki kerumunan orang yang merayakan hari raya Yahudi Hanouka di Pantai Bondi yang terkenal di Sydney pada hari Minggu. Setidaknya 40 orang lainnya terluka, menurut laporan terbaru dari pihak berwenang Australia, yang menggambarkan tindakan tersebut sebagai “anti-Semit”.

Walikota Le Bourget, Jean-Baptiste Borsali, memuji kenangan Dan Elkayam dalam sebuah postingan di Facebook. “Di saat-saat yang menyakitkan ini, atas nama kota Le Bourget dan atas nama saya sendiri, saya menyampaikan rasa duka saya yang paling tulus kepada keluarganya dan semua orang yang dicintainya. Hilangnya seorang anak, jauh dari keluarganya, dalam keadaan tragis seperti itu, sangat menyentuh hati kami,” tulisnya.

“Orang tuanya, yang masih tinggal di sebuah kediaman di Le Bourget, adalah saudagar kota ternama yang mengelola toko furnitur,” jelasnya sambil menekankan bahwa kematian pemuda tersebut “menimbulkan kegemparan di kota karena mereka adalah orang-orang yang sangat ramah, sangat baik dan terkenal oleh masyarakat.”

Fanatik sepak bola dan perjalanan

Setelah belajar di Montreuil dan Créteil, di pinggiran Paris, ia bekerja di Bois-Colombes (Hauts-de-Seine) sebelum pindah ke Australia, di Sydney, di mana ia bekerja sebagai analis IT sejak Desember 2024. Menurut jejaring sosialnya, ia telah melakukan perjalanan ke Meksiko, Indonesia, Thailand, dan Australia dalam tiga tahun terakhir.

Dia bermain sepak bola di klub Bourget selama beberapa tahun, “dan juga bermain sepak bola dalam ruangan,” menurut Walikota Borsali.

Menyusul serangan di Sydney ini, Menteri Dalam Negeri Laurent Nuñez meminta untuk “memperkuat kehadiran” polisi di sekitar tempat ibadah Yahudi di Prancis, dalam sebuah telegram yang ditujukan kepada para prefek, polisi, dan pejabat gendarmerie yang dilihat oleh AFP. “Ancaman teroris yang meluas yang terus membebani negara kita,” tulis menteri tersebut, “serta ketegangan yang sedang berlangsung di tingkat internasional memerlukan kewaspadaan maksimal, terutama yang berkaitan dengan demonstrasi dan tempat-tempat yang bersifat keagamaan.”



Source link