Dampak kekalahan Barcelona dari Atletico Madrid semakin mendalam, dan klub yang berbasis di Madrid kini merespons tindakan yang diambil Barcelona menyusul pertemuan kontroversial tersebut.
Setelah kekalahan 2-0, Barcelona memutuskan untuk mengajukan keluhan resmi kepada UEFA, dengan alasan keputusan wasit yang meragukan, khususnya kemungkinan insiden penalti yang melibatkan Marc Pubill.
Namun, reaksi Atlético Madrid menunjukkan bahwa mereka melihat situasi dengan cara yang berbeda.
Atlético menolak keluhan Barcelona
Menurut laporan dari MARCA, Atletico Madrid “terkejut” dan tidak terkesan dengan keputusan Barcelona untuk meningkatkan masalah ini.
Dari sudut pandang mereka, kejadian kriminal tersebut tidak proporsional.
Faktanya, pihak klub menilai momen seperti itu adalah bagian dari sepak bola dan tidak boleh menentukan hasil sebuah pertandingan.
Orang dalam klub juga dilaporkan melihat insiden itu sebagai hal kecil dan bukan sesuatu yang berdampak signifikan pada hasil akhir.
Atletico khawatir
Di luar insiden spesifik tersebut, media menyebutkan bahwa rasa frustrasi Atletico tampaknya disebabkan oleh masalah yang lebih besar.
Ada keyakinan yang berkembang bahwa klub-klub seperti Barcelona dan bahkan Real Madrid memiliki kekuatan yang signifikan dalam mengubah narasi seputar wasit.
Dari sudut pandang Atletico, pengaruh ini tidak hanya terbatas pada lapangan saja.
Mereka percaya bahwa tekanan media, pernyataan publik, dan kritik yang berulang-ulang dapat berdampak pada wasit bahkan sebelum pertandingan dimulai.
Dalam pandangan mereka, hal ini menciptakan lingkungan di mana para pejabat harus diawasi secara terus-menerus, yang mungkin berdampak pada pengambilan keputusan mereka.
Ketegangan dalam derbi tidak hanya terjadi di lapangan
Rivalitas antarklub tersebut kini meningkat menjadi ketegangan di luar lapangan.
Atlético Madrid dilaporkan telah mengungkapkan rasa frustrasi mereka atas apa yang mereka tafsirkan sebagai pola perilaku yang berfokus pada keputusan wasit ketika hasil tidak berpihak pada klub-klub besar.
Sementara itu, di Barcelona mereka yakin keputusan wasit cukup signifikan sehingga memerlukan tindakan formal di tingkat UEFA.
Sebaliknya, Atletico melihat situasi yang sama sebagai rutinitas, sebagai bagian dari alur alami pertandingan sepak bola tingkat tinggi.











