Home Politic Anggota parlemen sekali lagi menolak pembekuan pensiun dan jaminan sosial minimum

Anggota parlemen sekali lagi menolak pembekuan pensiun dan jaminan sosial minimum

28
0


Bukan tahun yang kosong, kata para deputi. Usai mengesahkan porsi pendapatan pada Jumat pagi, DPR kembali mempertimbangkan porsi pengeluaran. Dan pada hari Jumat, para deputi kembali menolak pembekuan pensiun hari tua dan minimum sosial, salah satu langkah paling eksplosif dalam proyek anggaran jaminan sosial, yang telah mereka tolak sejak awal.

Para delegasi membatalkan rancangan undang-undang tersebut dengan selisih 197 suara berbanding 84 suara. Dalam teks aslinya, pemerintah menetapkan pembekuan semua pensiun hari tua dan tunjangan sosial (tunjangan anak, RSA, APL, dll.), yang biasanya diindeks pada inflasi.

Senat mencoba memulihkan pembekuan tersebut

Anggota parlemen sebagian besar menolak pembekuan ini pada bulan November. Untuk mencari penghematan, Senat kemudian memberlakukan kembali pembekuan pensiun hari tua, kecuali yang jumlahnya kurang dari 1.400 euro per bulan, serta pembekuan sebagian besar tunjangan sosial.

Dalam perdebatan pada Jumat malam, pemerintah berusaha meyakinkan anggota parlemen untuk mengadopsi versi pembekuan yang lebih tepat sasaran, misalnya dengan melindungi dana pensiun di bawah ambang batas tertentu, yang juga lebih tinggi dari yang diputuskan di Senat. Sia-sia.

“Deindexation adalah pelanggaran hukum,” kata ketua delegasi Reli Nasional, Marine Le Pen. “Pensiun bukanlah suatu hak istimewa. Pensiun adalah buah kerja seumur hidup dari orang-orang yang telah berkontribusi,” tambah pemimpin deputi Les Républicains Laurent Wauquiez, dan malah menyerukan “pemotongan belanja publik.”

“Tahun kulit putih” berarti “tahun putih hanya bagi mereka yang berkuasa dan kaya”, namun “tahun hitam bagi keluarga, generasi muda, pensiunan, dan semua warga negara kita yang paling rentan”, kata anggota parlemen dari Partai Sosialis Sandrine Runel.

Menurut Menteri Akuntan Publik Amélie de Montchalin, setelah pemungutan suara untuk mencabut pembekuan ini, defisit jaminan sosial pada tahun 2026 hampir meningkat menjadi 22,5 miliar euro (tanpa memperhitungkan rencana transfer dari kas negara ke jaminan sosial untuk memberikan ruang bernapas). Namun target pemerintah adalah defisit sebesar 20 miliar.



Source link