Home Sports Ajax sedang mempertimbangkan untuk mempekerjakan mantan manajer Barcelona sebagai direktur teknis

Ajax sedang mempertimbangkan untuk mempekerjakan mantan manajer Barcelona sebagai direktur teknis

106
0


Sudah beberapa tahun berlalu sejak kepergian Jordi Cruyff, yang memainkan peran kunci bagi Barcelona ketika Xavi Hernandez menjadi pelatih.

Cruyff memainkan peran penting dalam membangun kembali Barcelona, ​​​​menggunakan bakat lokal sambil mendatangkan permata seperti Raphinha dan Jules Kounde.

Dan kini, dua tahun setelah hengkang dari Barcelona, ​​Cruyff akhirnya bisa kembali ke manajemen Eropa.

Ajax memilih Cruyff untuk peran direktur teknis

Menurut media Belanda yang dikutip Mundo Deportivo, Ajax saat ini sedang bernegosiasi dengan Cruyff untuk mendapatkan posisi direktur teknik yang kosong.

Klub bersejarah Amsterdam ini bertujuan untuk segera merestrukturisasi manajemennya untuk mengatasi kemerosotan Eredivisie saat ini.

Delegasi Ajax melakukan perjalanan ke luar negeri pada hari Senin untuk pertemuan eksplorasi dengan putra legendaris Johan Cruyff. CEO Menno Geelen dan direktur olahraga Marijn Beuker menghadiri pertemuan tersebut untuk menjajaki kemungkinan kemitraan.

Jordi Cruyff adalah kandidat kunci Ajax untuk posisi direktur teknis. (Foto oleh Jan Kruger/Getty Images untuk Soccerex)

Cruyff telah menjadi penasihat Persatuan Sepak Bola Indonesia sejak Februari setelah meninggalkan jabatan direktur olahraga Barcelona.

Pencalonannya membawa pengaruh besar di Amsterdam, mengingat ayahnya menikmati status tak tertandingi di klub tempat stadion tersebut kini menyandang namanya.

Pencarian Ajax untuk direktur teknik baru terjadi pada saat klub Ajax sedang berjuang dengan gejolak institusional setelah pengunduran diri direktur sebelumnya Alex Kroes diumumkan pada 6 November.

Klub, yang saat ini berada di peringkat keenam Eredivisie dan tertinggal 14 poin dari pemuncak klasemen PSV Eindhoven, memandang Cruyff sebagai kandidat serius untuk mendapatkan stabilitas.

Tujuan Ajax adalah menunjuk direktur teknis baru sebelum jeda musim dingin. Penunjukan baru ini kemudian bertugas untuk segera menerapkan strategi olahraga baru dan menemukan pelatih yang cocok untuk menghidupkan kembali juara Eropa empat kali itu.



Source link