Home Politic Daya beli: menurut sebuah survei, 78% masyarakat Prancis khawatir dengan beberapa bulan...

Daya beli: menurut sebuah survei, 78% masyarakat Prancis khawatir dengan beberapa bulan mendatang

9
0



Apakah akhir bulan semakin sulit? Menurut survei CSA untuk Cnews, JDD dan Europe 1, mulai Sabtu 25 April, mayoritas orang Prancis khawatir dengan daya belinya. Kekhawatiran ini bermula dari peningkatan drastis tersebut harga bahan bakar yang disebabkan oleh blokade Selat Hormuz. Namun orang-orang yang tidak bergantung pada mobil juga khawatir akan dampak krisis ini terhadap dompet mereka. Peningkatan bahan bakar ini memang bisa terjadi dalam waktu dekat berdampak pada harga pangan. Pekerjaan pertanian dengan mesin yang membutuhkan bahan bakar dan dukungan negara mungkin tidak akan mencukupi jika krisis terus berlanjut.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kekhawatiran tersebut secara umum dirasakan oleh semua kategori masyarakat Prancis. 78% responden mengatakan mereka khawatir dengan daya beli mereka. Diantaranya adalah perempuan (79%) dan para pria (76%) tidak menunjukkan perbedaan yang besar. Yang termuda tampaknya paling tidak peduli. Jika pengasuhan dilakukan oleh orang berusia 50-64 tahun (81%)berusia 35-49 tahun (83%) dan usia 25-34 tahun (86%)Usia 18-24 tahun melakukannya 54% untuk memiliki kekhawatiran ini di antara responden. Perbedaan besar ini dapat dijelaskan oleh fakta bahwa anak-anak sering meninggalkan rumah, terutama karena kurangnya sumber daya keuangan. Jadi masih sering orang tualah yang memenuhi kebutuhannya.

Suatu titik kesepakatan berdasarkan pandangan politik

Jika kita mengamati adanya pembagian yang jelas berdasarkan keyakinan politik dalam banyak hal, tampaknya tidak demikian halnya dengan daya beli. Masyarakat Prancis pada umumnya merasa khawatir, apa pun politik mereka. Para pemilih Perancis Insoumise (87%) dan Partai Sosialis (81%) adalah hal paling banyak yang perlu kita khawatirkan. Yang dari RN dan Reconquest adalah 76%diikuti oleh mereka yang dekat dengan Partai Republik (74%). Berikutnya adalah mereka yang dekat dengan partai presiden (64%).



Source link