Frenkie de Jong telah resmi mencatatkan namanya ke dalam buku sejarah Barcelona, mencapai tonggak penting dalam pertandingan La Liga baru-baru ini melawan Celta Vigo.
Gelandang asal Belanda itu memainkan pertandingan kompetitifnya yang ke-293 untuk Barcelona, menjadi pemain Belanda dengan penampilan terbanyak dalam sejarah klub.
Dengan raihan tersebut, De Jong mengungguli Phillip Cocu yang memegang rekor dengan 292 penampilan selama berada di Barcelona antara tahun 1998 hingga 2004.
Ini menandai momen penting lainnya dalam periode yang secara konsisten memberikan pengaruh bagi sang gelandang sejak kedatangannya dari Ajax pada tahun 2019.
Seorang pemimpin Barcelona
De Jong kini menjadi salah satu kapten tim dan menjadi sosok sentral baik di dalam maupun luar lapangan dan prestasi tersebut patut diakui Pedri usai pertandingan.
“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Frenkie de Jong karena menjadi pemain Belanda dengan pertandingan terbanyak di Barcelona.
“Saya pikir ini adalah pencapaian yang tidak terjadi setiap hari dan saya sangat senang dia bersama kami dan saya berharap dia bisa memainkan lebih banyak pertandingan.”
Dia telah memenangkan tujuh trofi dalam tujuh musim bersama klub dan sekarang bertujuan untuk menambah gelar La Liga lagi dalam daftar kehormatannya.
Frenkie De Jong 2️⃣9️⃣3️⃣ pic.twitter.com/XcBsF5pRov
– FC Barcelona (@FCBarcelona) 22 April 2026
Sementara itu, daftar pemain hebat Belanda di Barcelona menjelaskan pentingnya pencapaian De Jong.
Nama-nama legendaris seperti Ronald Koeman, Patrick Kluivert, Frank de Boer, Johan Neeskens dan Johan Cruyff semuanya meninggalkan jejak abadi di klub.
Fakta bahwa mereka kini berada di atas mereka dalam hal penampilan menunjukkan umur panjang De Jong dan perannya yang konsisten dalam tim.
Oleh karena itu, Barcelona merayakan kesempatan tersebut dengan penuh gaya saat Cocu dan Koeman diundang ke tribun presiden di Spotify Camp Nou selama pertandingan melawan Celta Vigo.
De Jong masuk lapangan pada menit ke-73 dan menggantikan Dani Olmo, resmi memecahkan rekor.
Apa yang membuat pencapaian ini semakin mengesankan adalah bahwa hal itu bisa terjadi lebih cepat, namun cedera betis yang dideritanya pada akhir Februari membuatnya absen selama sekitar enam minggu, memaksanya melewatkan sembilan pertandingan.
Meskipun sempat absen, konsistensi dan pengaruh De Jong tidak pernah diragukan, dan pencapaian ini membuktikan hal tersebut.












