Ibu Negara Amerika Serikat, Melania Trump, pada hari Kamis dengan keras membantah adanya kaitan dengan kejahatan yang dilakukan oleh Jeffrey Epstein, sebuah skandal yang telah lama diremehkan oleh suaminya, Presiden Donald Trump. “Kebohongan yang mengasosiasikan saya dengan karakter terkenal ini, Jeffrey Epstein, harus dihentikan hari ini,” kata Melania Trump di depan kamera saat tampil secara mengejutkan di Gedung Putih.
“Orang yang berbohong tentang saya tidak memiliki etika, kerendahan hati, dan rasa hormat,” tambahnya. Belum jelas apa yang dimaksud Melania Trump, atau mengapa dia memilih untuk angkat bicara pada hari Kamis. “Selama bertahun-tahun, banyak gambar dan pernyataan palsu tentang Epstein dan saya telah beredar di media sosial. Berhati-hatilah dengan apa yang Anda yakini. Gambar dan cerita ini sama sekali tidak benar,” lanjut Ibu Negara.
“Saya tidak terlibat dengan cara apa pun”
Jeffrey Epstein ditangkap pada Juli 2019 dan didakwa melakukan eksploitasi seksual terhadap anak di bawah umur dan konspirasi kriminal. Dia ditemukan tergantung di selnya pada 10 Agustus 2019, menunggu persidangan. Otopsi memutuskan bahwa itu adalah bunuh diri.
Departemen Kehakiman AS telah memposting lebih dari tiga juta file online terkait dengan penyelidikan terhadap pemodal yang jatuh tersebut, mengungkapkan sejauh mana hubungannya dengan tokoh-tokoh penting. “Saya tidak pernah mengetahui pelecehan yang dilakukan Epstein terhadap para korbannya. Saya tidak terlibat di dalamnya dengan cara apa pun. Saya tidak berpartisipasi di dalamnya,” kata Melania Trump, ketika foto menunjukkan dia dan Donald Trump di samping Jeffrey Epstein di pesta-pesta jet-setting di New York.
“Saya tidak pernah dituntut atau dihukum secara hukum atas kejahatan apa pun yang terkait dengan perdagangan seks, pelecehan anak, atau perilaku menjijikkan lainnya yang dilakukan Epstein,” katanya, sambil mendesak Kongres untuk mengadakan dengar pendapat publik bagi para penyintas pelecehan yang dilakukan Epstein untuk “memberikan para korban kesempatan untuk bersaksi di bawah sumpah.”











