Dengan pertaruhan yang lebih tinggi dari sebelumnya, pelatih Barcelona Hansi Flick telah memperjelas ekspektasinya menjelang leg pertama perempat final Liga Champions UEFA melawan Atlético Madrid.
Pesan juru taktik asal Jerman itu bukan hanya soal kemenangan, tapi soal menguasai permainan sejak pertandingan pertama.
Jose Alvarez Haya melaporkan di El Chiringuito TV sebagai konteks percakapannya di ruang ganti sebelum pertandingan bahwa Flick telah memperingatkan para pemainnya dan meminta mereka untuk melakukannya. “Bunuh Dasinya” di Metropolitano itu sendiri.
“Menang akan jauh lebih rumit di Madrid” dia bersikeras.
Sebuah pertandingan sulit di depan
Barcelona memasuki pertandingan ini setelah baru saja bermain melawan Atletico di La Liga, di mana mereka mengamankan kemenangan 2-1 dengan susah payah.
Namun, sejarah terkini di tempat yang sama mengingatkan betapa tidak terduganya pertandingan ini.
Metropolitano telah mengalami kedua kondisi ekstrem tersebut Barcatermasuk kekalahan telak 4-0 di Copa del Rey dan kemenangan liga yang meningkatkan moral beberapa hari lalu.
Kontras inilah yang menjadi alasan Flick ingin timnya menghadapi leg pertama dengan urgensi dan presisi.
Namun, ada alasan untuk percaya diri karena Flick memiliki rekor solid melawan Diego Simeone selama bertahun-tahun.
Dalam sepuluh pertemuan dengan pelatih Atletico ia telah meraih enam kemenangan serta dua kali seri dan dua kekalahan, sebuah rekor yang menunjukkan bahwa ia tahu bagaimana menghadapi tantangan khusus ini.
Meski demikian, angka saja tidak akan menentukan hasil pada Selasa malam.
Barcelona sadar sepenuhnya bahwa bermain tandang sangatlah rumit.
Hasil yang kuat di Madrid tidak hanya akan memberi mereka posisi unggul dalam pertandingan tersebut, namun juga memberikan dorongan psikologis yang besar menjelang leg kedua.
Pada saat yang sama, terdapat tanda-tanda peringatan jelas yang tidak dapat diabaikan.
Masalah yang berulang adalah kemampuan Atletico untuk menyerang lebih awal. Bahkan di pertemuan terakhir, Giuliano Simeone-lah yang mencetak gol pertama dan memaksa Barcelona kembali membuat skenario comeback.
Situasi inilah yang ingin dihindari Flick.
Tujuannya adalah untuk memulai dengan kuat, tetap fokus dan memanfaatkan peluang yang baik.
Melawan tim yang disiplin dan agresif seperti Atletico, kesalahan apa pun bisa berakibat fatal.











