Mercedes-Benz memperluas jangkauannya pada eSprinter dengan empat transformasi baru: truk derek, kabin dalam, van dengan lift pintu belakang, dan angkutan penumpang. Dengan tambahan ini, kendaraan ini kini dilengkapi sembilan solusi bodywork, sehingga memungkinkan untuk melayani berbagai macam profesi seperti transportasi, perpesanan, tekstil, dan bahkan konstruksi.
Penyesuaian mudah untuk binaragawan
Sasis eSprinter dirancang untuk menyederhanakan pekerjaan para binaragawan. Ia menggunakan antarmuka, dudukan, dan fungsionalitas yang sama dengan versi termal, sehingga memungkinkan kesinambungan total dalam metode transformasi. Kompatibilitas ini menghindari penyesuaian yang rumit dan menjamin implementasi yang cepat, dengan manfaat tambahan berupa ketersediaan dalam versi baki pabrik.
eSprinter dirancang untuk beradaptasi dengan banyak penggunaan profesional dan menawarkan konfigurasi berbeda dalam hal baterai, motor, dan panjangnya. Modularitas ini memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan dan aktivitas perkotaan yang memerlukan otonomi atau kapasitas pengisian daya yang lebih besar, sekaligus menjamin mobilitas tanpa emisi lokal.
Teknologi dan kenyamanan berkendara
Di dalam kendaraan, kendaraan ini mendapat manfaat dari inovasi teknologi terkini dari Mercedes-Benz, khususnya dengan sistem MBUX. Paket tersebut dilengkapi dengan alat bantu berkendara modern yang meningkatkan keamanan dan kenyamanan. Pengoperasian yang senyap dan kualitas berkendara berkontribusi pada pengalaman sehari-hari yang lebih menyenangkan.
eSprinter mengintegrasikan sistem canggih untuk mengoptimalkan otonomi. Pemulihan energi secara otomatis beradaptasi dengan kondisi lalu lintas berkat mode cerdas yang mempertimbangkan lingkungan, lalu lintas, dan medan. ECO Assistant mendukung pengemudi dengan menyarankan tindakan terbaik, sementara mode berkendara yang berbeda memungkinkan penyesuaian keseimbangan antara kenyamanan dan kinerja energi.
Pengisian cepat dan fleksibel
Mengisi daya eSprinter dirancang sederhana dan efisien, baik pada terminal tradisional maupun terminal berkecepatan tinggi. Kendaraan dapat memperoleh kembali sebagian besar otonominya dalam waktu singkat, sehingga memfasilitasi penggunaan intensif di lingkungan profesional dan membatasi waktu henti.












