Home Sports Benfica sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang kontrak pemain sayap yang terkait dengan Barcelona...

Benfica sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang kontrak pemain sayap yang terkait dengan Barcelona hingga 2031 – lapor

8
0


Andreas Schjelderup menjadi salah satu nama yang muncul sebagai calon incaran FC Barcelona di bursa transfer musim panas.

Sementara itu Blaugrana Saat mereka mempertimbangkan kepindahan permanen untuk Marcus Rashford, mereka mengawasi opsi lain untuk memperkuat unit penyerang mereka.

Oleh karena itu, Schjelderup yang tengah menikmati musim impresif di SL Benfica pun tengah diawasi ketat oleh juara La Liga tersebut.

Benfica sedang mempertimbangkan perpanjangan untuk Schjelderup

Yah, dengan keras Sebuah bola (h/t Sukan Mundo), Benfica sedang mempertimbangkan untuk menawarkan kontrak baru kepada Schjelderup dengan kondisi yang lebih baik.

Kontrak pemain internasional Norwegia berusia 21 tahun saat ini akan berakhir pada tahun 2028, tetapi klub kelas berat Portugal itu berniat memperpanjangnya hingga tahun 2031 dan mengamankan masa depannya di klub.

Andreas Schjelderup masuk radar Barca. (Foto oleh Carlos Rodrigues/Getty Images)

Sejauh musim ini, Schjelderup sudah mencetak tujuh gol dan menyiapkan empat gol dalam 36 penampilan di semua kompetisi. Ini termasuk serangan terhadap tim seperti Real Madrid dan Porto.

Sang winger juga mencetak gol pertamanya untuk timnas Norwegia saat melawan Belanda pada laga persahabatan di jeda internasional saat ini.

Meski Schjelderup nyaris dijual ke Club Brugge pada Januari lalu, Benfica kini senang bisa mempertahankannya dan ingin memperpanjang kontraknya.

Ketika Schjelderup baru-baru ini ditanya tentang rumor ketertarikan Barcelona, ​​dia berkata: “Saya tidak tahu. Akan luar biasa jika itu benar.”

Saat ini tidak ada apa pun kecuali kepentingan awal dari BlaugranaSementara sang winger juga menarik perhatian beberapa klub lain di Eropa. Hal ini rupanya membuat Benfica mempertimbangkan untuk memperpanjang kontraknya hingga 2031.



Source link