Home Sports Kapten Barcelona memilih lawan idealnya di final Liga Champions

Kapten Barcelona memilih lawan idealnya di final Liga Champions

1
0


Striker Barcelona Raphinha bukan tipe orang yang bersembunyi di balik jawaban aman, dan itu menjadi jelas ketika dia duduk untuk Preguntas en pelotas (h/t SPORT) DAZN.

Percakapan yang awalnya santai dengan cepat berkembang menjadi sesuatu yang lebih terbuka, terutama ketika topiknya beralih ke ambisinya.

Pada saat Barcelona mulai muncul kembali sebagai kekuatan yang harus diperhitungkan di Eropa, pemain Brasil itu menjelaskan bahwa kepercayaan diri tumbuh di ruang ganti.

Barca di final

Saat ditanya soal final Liga Champions idealnya, Raphinha tak terlalu memikirkannya. Faktanya, tidak ada upaya untuk meremehkan atau terdengar berhati-hati.

Sebaliknya, ia langsung percaya diri, yang mencerminkan mood saat ini di tim Barcelona.

“Saya memilih Barca karena saya yakin kami akan berada di sana. Saya harap demikian.”

Dan ketika harus memilih lawan, jawabannya juga langsung. “Paris. Barca vs. Paris Saint-Germain.”

Final Piala Dunia

Raphinha telah memilih lawannya di final UCL. (Foto oleh Alex Caparros/Getty Images)

Pembicaraan kemudian beralih ke sepak bola internasional, dan di sinilah segalanya menjadi lebih pribadi.

Raphinha diminta membayangkan final Piala Dunia dan ketimbang memberikan jawaban yang mudah ditebak, ia memilih skenario yang benar-benar menguji emosinya.

Dia berkata: “Saya ingin melihat Brasil dan Spanyol di final Piala Dunia. Itu akan menyenangkan. Hati saya terkoyak.”

“Jika kedua klub mencapai final, saya harus mendukung klub saya sendiri dan akan melakukan semua yang saya bisa untuk menang demi negara saya, tapi saya juga bahagia untuk rekan satu tim saya.”

Ketika pembicaraan akhirnya beralih ke kemenangan, jawabannya bukan tentang perayaan dan lebih banyak tentang makna.

“Jika saya memenangkan Liga Champions bersama Barca, saya akan melakukannya di Budapest dan Camp Nou.

“Jika saya memenangkan Piala Dunia bersama Brasil, saya akan melakukannya juga, karena itu juga merupakan cara untuk menunjukkan rasa terima kasih saya kepada sepak bola dan lapangan, yang merupakan tanah suci kami.”



Source link