Penyanyi dan aktor Patrick Bruel menjadi sasaran setidaknya dua pengaduan, satu atas pelecehan seksual dan percobaan pemerkosaan dan yang lainnya atas pemerkosaan, yang masing-masing diajukan minggu lalu di Paris dan pada tahun 2024 di Saint-Malo (Ille-et-Vilaine).
Keluhan ini terungkap pada hari Rabu oleh Mediapart, yang juga melaporkan tuduhan kekerasan seksual dari enam perempuan lainnya. Patrick Bruel, melalui pengacaranya, Christophe Ingrain, meyakinkan AFP bahwa dia “tidak pernah mencoba memaksa siapa pun melakukan tindakan seksual.” Penyanyi terkenal itu “mengklaim tidak pernah melampaui penolakan, tidak pernah memaksakan suatu isyarat atau hubungan seksual,” lanjut Me Ingrain.
“Kebutuhan akan pembebasan”
Pengaduan terbaru diajukan ke kantor kejaksaan Paris pada Kamis, 12 Maret, oleh Daniela Elstner, CEO Unifrance saat ini. Menurut Mediapart, Daniela Elstner mengecam penyerangan dan percobaan pemerkosaan selama festival film Prancis di Acapulco (Meksiko) pada November 1997. Saat itu ia menjadi asisten di Unifrance, sebuah organisasi yang bertanggung jawab atas promosi internasional sinema Prancis. Mengapa mengajukan keluhan minggu lalu? “Pendekatan yang dilakukannya saat ini bukan sekedar keinginan untuk mendapatkan putusan pengadilan, melainkan kebutuhan akan pembebasan, baik untuk dirinya maupun semua orang,” jelas pengacaranya, Jade Dousselin, saat dihubungi oleh AFP.
Pada tanggal 30 September 2024, pengaduan lain diajukan ke kantor kejaksaan Saint-Malo. Wanita tersebut menuduh Patrick Bruel melakukan pemerkosaan pada Oktober 2012, di sela-sela Festival Film Inggris Dinard, di mana Patrick Bruel menjadi ketua juri. Menurut Mediapart, pengaduan ini mengarah pada dibukanya penyelidikan awal atas pemerkosaan. Patrick Bruel belum diwawancarai oleh peneliti.
Artikel Mediapart “menciptakan karakter dan sistem yang tidak pernah ada,” kata pengacara penyanyi tersebut. “Sebagian besar fakta yang akan dibahas” dalam artikel “sudah diatur oleh undang-undang,” tegas Me Ingrain, mengacu pada dua penyelidikan yang dibuka setelah tuduhan terhadap dua tukang pijat dan ditutup tanpa tindakan lebih lanjut pada September 2021.










