Home Sports Bagaimana Barcelona tetap menjadi kelompok yang kompak meskipun menghadapi kesulitan dan kebisingan...

Bagaimana Barcelona tetap menjadi kelompok yang kompak meskipun menghadapi kesulitan dan kebisingan pemilu – laporkan

11
0


Barcelona mungkin mendapat banyak pujian atas performa mereka di lapangan di bawah asuhan Hansi Flick dan kemampuannya meraih gelar.

Mungkin fitur yang paling mencolok dari tim Barcelona ini adalah kesatuan di ruang ganti dan tidak adanya kontroversi besar.

Dalam beberapa bulan terakhir, misalnya, banyak terjadi keributan kampanye di klub, yang berakhir Minggu ini dengan terpilihnya kembali Joan Laporta. Meski demikian, tim besutan Hansi Flick telah menjadi kekuatan yang lebih bersatu dari sebelumnya.

Meski terjadi kekacauan eksternal, ruang ganti berhasil tetap koheren dan tidak menunjukkan tanda-tanda perpecahan.

Bagaimana Hansi Flick melindungi timnya

Seperti dilansir oleh Sukan MundoFlick telah memainkan peran sebagai orang tua dengan melindungi para pemainnya dari sirkus media sekitarnya.

Contoh utamanya adalah keputusannya untuk menerbangkan tim langsung ke Inggris setelah pertandingan San Mames untuk menghindari gangguan pada debat presiden pertama di Barcelona.

Flick memainkan peran kunci dalam melindungi tim. (Foto oleh Stu Forster/Getty Images)

Namun, keributan dari luar tak bisa lagi diabaikan ketika video dari Victor Font menjadi viral di mana sang kandidat mempertanyakan fisik Dani Olmo dan mengkritik perekrutan Joao Cancelo dan Raphinha.

Para pemain yang dimaksud, yang merupakan tokoh penting dalam grup, merasa dikucilkan dan dilecehkan, yang menyebabkan seluruh tim menjadi lebih dekat satu sama lain.

Mentalitas “kita melawan dunia” ini diperkuat oleh ejekan yang ditujukan kepada Alejandro Echevarria, seorang tokoh populer di kalangan staf dan pemain.

Hubungan antara kader dan hierarki merupakan hal mendasar bagi stabilitas ini. Jika Flick adalah sosok ayah disiplin, Joan Laporta berperan sebagai kakek yang memanjakan dan melindungi keluarga pemain.

Hubungan yang mengakar ini diabadikan oleh gambaran Dani Olmo dan rekan satu timnya yang melompat dan merayakan bersama Laporta di tenda pemungutan suara.



Source link