Kota Barcelona berada di tengah-tengah kampanye pemilu hari ini ketika Joan Laporta dan Victor Font berjuang untuk menjadi presiden Barca berikutnya.
Namun di saat yang aneh, kapten Barcelona Marc-Andre ter Stegen, yang saat ini dipinjamkan ke Girona, tidak dapat menggunakan hak pilihnya.
Meskipun orang Jerman itu hadir di TPS dan bahkan pergi ke tempat pemungutan suara untuk memilih, ia tidak dapat melakukannya.
Ter Stegen, anggota klub sejak bergabung pada musim panas 2014, menghabiskan waktu bersama penasihatnya meninjau dokumentasi untuk menyelesaikan masalah di lokasi.
Meski sudah berusaha sekuat tenaga, masalah tersebut tidak dapat diselesaikan, sehingga kapten tidak dapat menggunakan haknya sebagai masyarakat. Hal itu terungkap dalam video yang disebarluaskan oleh Radio Catalunya.
Mengapa ter Stegen tidak bisa memilih?
🔵🔴 Pemilu Barca
❌Ter Stegen Marxa merasa dirinya terpilih karena tidak ikut kampanye pemilu#EleccionsFCB3Cathttps://t.co/Mkxi7IU0AA pic.twitter.com/kvYpQqK73B
— Esport3 (@esport3) 15 Maret 2026
Menurut Diario SPORT, ter Stegen tidak berhak memilih karena dia tidak hadir dalam sensus klub.
Ter Stegen saat ini dipinjamkan ke Girona hingga 30 Juni sambil memulihkan diri dari cedera. Rincian keanggotaan Ter Stegen tampaknya belum diperbarui dalam daftar pemilih asosiasi.
Sensus umum untuk pemungutan suara hari ini mencakup 114.504 pemilih yang memenuhi syarat yang dapat memberikan suaranya antara pukul 09.00 hingga 21.00. di lima TPS di Catalonia dan Andorra.
Ter Stegen tentang cederanya
Tak lama setelah meninggalkan bilik suara, Ter Stegen bertemu Gerard Romero, yang menanyakan tentang cederanya baru-baru ini di Girona.
Sebagai tanggapan, pemain Jerman itu mengakui bahwa ia kecewa karena mengalami cedera di saat yang tepat, namun ia ingin melupakannya.
“Saya melihat rekan satu tim saya setiap hari dan mereka terlihat bagus. Saya tidak menduga cedera terbaru ini, namun kami harus menerimanya.” katanya.











