Home Sports Bintang PSG Vitinha menyebut maestro Barcelona sebagai gelandang terbaik di dunia: ‘Dia...

Bintang PSG Vitinha menyebut maestro Barcelona sebagai gelandang terbaik di dunia: ‘Dia ajaib’

7
0


Gelandang Barcelona Pedri terus mendapat pengakuan dari beberapa nama besar di sepak bola Eropa, dan pujian terbaru datang dari gelandang Paris Saint-Germain Vitinha.

Dalam wawancara baru-baru ini di saluran Portugis Canal 11 (h/t Mundo Deportivo), gelandang PSG itu diminta menyebutkan nama gelandang terbaik di dunia sepakbola.

Vitinha tentu tak ragu memilih pemain yang menurutnya layak mendapat posisi teratas.

“Saya akan mengutamakan Pedri. Dia ajaib. Sungguh spektakuler menyaksikannya bermain. Saat Anda bermain melawannya, Anda akan memahaminya dengan lebih baik.”

“Maka agak sulit bagi saya untuk berada di ‘tiga besar’. Sulit untuk memilih hanya dua. Saya akan memilih Joao Neves dan Bruno Fernandes.

“Mereka berdua akan berada di sana bersama Pedri dan saya. Jadi saya tidak punya ‘3 ​​teratas’, tapi ‘4 teratas’ yang lebih baik.” katanya.

Pujian yang bisa dimengerti

Dalam beberapa tahun terakhir Pedri telah membangun reputasi yang baik di seluruh Eropa.

Pedri dipuji oleh Vitinha. (Foto oleh Juan Manuel Serrano Arce/Getty Images)

Gelandang Barcelona ini menjadi tokoh sentral dalam gaya permainan klub berkat visi, kecerdasan, dan kemampuannya mengontrol ritme permainan.

Di usianya yang baru 23 tahun, Pedri sudah dianggap sebagai salah satu gelandang paling berpengaruh di dunia sepakbola.

Penampilannya untuk Barcelona kerap disamakan dengan gelandang legendaris yang pernah mendominasi posisi yang sama di klub.

Lebih lanjut tentang topik ini

Vitinha juga menjawab pertanyaan apakah dia menganggap dirinya sebagai gelandang terbaik di dunia.

Pemain internasional Portugal ini berhati-hati dengan jawabannya, menekankan kerendahan hati sambil tetap mengakui levelnya.

“Saya menerima bahwa saya termasuk yang terbaik, tapi mengatakan saya yang terbaik terkesan arogan karena itu tergantung opini, berapa lama Anda berada di level tertinggi, pada gelar yang Anda menangkan.

“Tetapi saya merasa menjadi bagian dari grup ini karena penampilan saya selama beberapa tahun terakhir, bukan karena musim ini.” dia menyimpulkan.



Source link