Drama tersebut terjadi di sebuah gedung di distrik Moulin Villette di Chavanoz. Pada penghujung hari, Selasa, 24 Februari, sesosok mayat perempuan ditemukan di sebuah apartemen.
Menurut informasi dari Dauphiné LibereMenurut sumber yang konsisten, peringatan tersebut diberikan oleh tetangga dari ibu berusia 44 tahun ini, yang khawatir karena dia tidak menjemput putranya yang berusia delapan tahun sepulang sekolah.
Petugas pemadam kebakaran dan polisi disiagakan dan harus memecahkan jendela apartemen keluarga karena pintu depan terkunci. Kemudian mereka menemukan kengeriannya: tubuh seorang gadis berusia empat puluh tahun yang tak bernyawa tergeletak di dalam darahnya.
Luka menganga di tenggorokan
Lokasi kejadian langsung dibekukan agar teknisi identifikasi kriminal dapat mengambil sampel polisi forensik dan teknis. Sore harinya, dokter forensik dan perwakilan dari kantor kejaksaan Wina berada di lokasi.
Berdasarkan temuan awal, korban mengalami luka menganga di tenggorokannya. Saat ini, hipotesis femicide lebih disukai dan pencarian aktif sedang dilakukan untuk mencari suami almarhum, yang sedang dalam pelarian. Investigasi dipercayakan kepada brigade penelitian Bourgoin-Jallieu.











