Home Sports Harapan Inggris untuk Piala Dunia dibawa ke rumah sakit dengan penyangga leher...

Harapan Inggris untuk Piala Dunia dibawa ke rumah sakit dengan penyangga leher setelah meninggalkan lapangan | Sepak Bola | olahraga

12
0


Ruben Loftus-Cheek dari AC Milan dibawa dengan tandu karena cedera kepala serius yang membuatnya harus menjalani penyangga leher setelah bertabrakan dengan kiper Parma Edoardo Corvi. Mantan gelandang Chelsea itu baru beberapa menit berada di lapangan sebelum terjadi insiden saat keduanya bentrok saat keduanya berebut umpan silang. Darah terlihat di wajahnya dan DAZN melaporkan bahwa kerusakan paling serius terjadi pada giginya.

Orang Inggris itu kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut tetapi tidak pernah kehilangan kesadaran meskipun terjadi kejadian yang mengkhawatirkan. Loftus-Cheek telah merumput di Italia sejak tahun 2023, setelah sebelumnya bermain untuk sejumlah klub London termasuk Fulham dan Crystal Palace. Pemain berusia 30 tahun ini telah membuktikan dirinya sebagai pemain reguler tim utama di San Siro namun kini menghadapi jeda, meski belum ada jadwal resmi atau diagnosis yang diumumkan menyusul cederanya.

Masalah Milan pada hari Minggu diperparah dengan keluarnya Matteo Gabbia selama pemanasan sebelum mereka akhirnya menderita kekalahan di menit-menit akhir. AC Milan saat ini berada di urutan kedua di Serie A dan tidak terkalahkan di liga sejak akhir pekan pembukaan musim ini, tetapi masih tertinggal jauh dari pemimpin liga dan rival sekota Inter Milan.

Meski sempat bermain di Italia, Loftus-Cheek tetap ada dalam pikiran Inggris menjelang Piala Dunia, sehingga ia secara mengejutkan dipanggil kembali pada awal musim ini.

Dia dilarang masuk tim nasional selama hampir tujuh tahun tetapi dibawa kembali ketika Thomas Tuchel membutuhkan asuransi cedera darurat.

Dia belum pernah bermain untuk The Three Lions sejak pertandingan persahabatan melawan Amerika Serikat pada November 2018. Gelandang tersebut mengalami cedera tendon Achilles saat bermain untuk Chelsea dalam pertandingan persahabatan sebelum final Liga Europa pada 2019 dan karenanya menghilang dari perhatian Inggris.

Loftus-Cheek mengakui pada bulan September: “Ketika tendon Achilles saya robek, saya berada di titik puncak (sebelum hal itu terjadi) jadi sulit bagi saya secara mental setelahnya. Namun saya masih muda, saya masih punya waktu untuk kembali sehingga saya tidak terlalu rendah.”

“Anda masih ingin mendorong klub sepak bola dengan harapan bisa merasakannya. Tapi saya benar-benar melupakannya dan malah menjadi penggemar tim ini.”





Source link