Home Sports Satu-satunya kutukan yang menimpa Barcelona minggu demi minggu

Satu-satunya kutukan yang menimpa Barcelona minggu demi minggu

9
0


Kekalahan 2-1 Barcelona dari Girona ditandai tidak hanya oleh kontroversi wasit, namun juga oleh tren frustasi yang mengikuti tim sepanjang musim.

Sekali lagi kayu terbukti menjadi lawan terbesar Barcelona, ​​mencegah gol di momen krusial.

Momen paling menyakitkan terjadi ketika Lamine Yamal maju dan mengambil penalti.

Pemain sayap muda itu punya peluang untuk menyamakan kedudukan, namun tendangannya membentur tiang dan memantul, membuat Barcelona tertegun.

Yang membuat situasi semakin membuat frustrasi adalah kenyataan bahwa dua menit sebelumnya, upaya Raphinha juga membentur tiang gawang.

Lihatlah angka-angka yang mengkhawatirkan

Kedua momen ini bukanlah kejadian yang terisolasi. Faktanya, mereka adalah bagian dari pola yang jauh lebih besar yang diikuti Barcelona sepanjang musim 2025/26.

Dengan dua gol ke gawang Girona Tendangan raksasa Catalan itu kini telah membentur tiang atau mistar gawang sebanyak 32 kali musim ini dan yang menakjubkan 25 di antaranya datang di La Liga saja.

Di Liga Champions, Barcelona gagal membentur tiang sebanyak lima kali, meski untungnya tidak membuat mereka kehilangan kualifikasi ke babak 16 besar.

Barcelona sangat tidak beruntung musim ini. (Foto oleh Judit Cartiel/Getty Images)

Namun, di Copa del Rey, sejarah tidak begitu memaafkan. Dalam duel semifinal melawan Atletico Madrid, kerangka kembali memainkan peran yang kejam.

Saat Atlético memimpin 2-0, Fermin Lopez mengira dia kebobolan namun tendangannya membentur tiang pada menit ke-20.

Di lima liga top Eropa, tidak ada tim yang lebih menderita akibat statistik yang membuat frustrasi ini selain Barcelona.

Tim Flick memimpin tabel yang tidak diinginkan dengan 32 tembakan ke gawangsementara Bayern Munich tertinggal dengan 27.

Di La Liga, Barcelona rata-rata mencetak satu gol per pertandingan, yakni 25 gol dalam 24 pertandingan, angka yang jelas membuat mereka kehilangan poin berharga.

Sebagai gambaran, Ferran Torres menduduki puncak daftar dengan enam, diikuti oleh Lamine Yamal dengan lima.

Dani Olmo, Raphinha, dan Marcus Rashford masing-masing membentur tiang gawang sebanyak empat kali, sedangkan Fermin Lopez melakukannya tiga kali.

Robert Lewandowski dan Eric Garcia masing-masing mendapat dua, Jules Kounde dan Marc Casado masing-masing satu.



Source link