Home Politic “Pengangguran meningkat pesat,” Marc Touati menanggapi buruknya angka lapangan kerja di Perancis

“Pengangguran meningkat pesat,” Marc Touati menanggapi buruknya angka lapangan kerja di Perancis

7
0



Pada hari Kamis, 12 Februari, ekonom Marc Touati mempublikasikan video di akunnya X di mana ia memperingatkan tentang keadaan pasar tenaga kerja Perancis dan angka ketenagakerjaan terkini. Menurut Orang Paristingkat pengangguran mencapai 7,9% pada kuartal terakhir tahun 2025. Sebuah angka peningkatan sebesar 0,2 poin dibandingkan triwulan sebelumnya, namun juga meningkat sebesar 0,6 poin dibandingkan akhir tahun 2024.

Bagi para ekonom, memang demikian rute ini angka bagi pencari kerja baru sejak kuartal kedua tahun 2013tidak termasuk angka yang sesuai dengan periode Covid. “Realitas pengangguran sungguh dramatis» tegas Marc Touati, menuding kebijakan bantuan pemerintah yang meledak-ledak dalam beberapa tahun terakhir tidak memberikan perbaikan apa pun pada sisi pengangguran.

Kesenjangan yang mengkhawatirkan dengan zona euro

Bagi para ekonom, situasi yang paling mengkhawatirkan adalah generasi muda di bawah usia 25 tahun, satu tahun dari sekarang. Faktanya, angka pengangguran meningkat 2,8 poin menjadi 21,5%. Menurutnya, inisiatif pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan bantuan, magang dan pelatihan bagi mereka untuk mengurangi eksklusi generasi muda dari pasar tenaga kerja tidak berhasil, karena mereka tidak memenuhi kebutuhan pelatihan mereka yang sebenarnya.

Terakhir, Marc Touati mengatakan dia sangat prihatin dengan keterpisahan Perancis dari negara-negara tetangganya di Eropa. Di Zona Euro, angkanya rata-rata tingkat pengangguran adalah 6,2%, dan pengangguran di Italia telah berakhir di bawah batas 6%. Kami belum pernah mengalami kesenjangan sebesar ini» menjelaskan ekonom, yang menurutnya Perancis “tergelincirMenurut studi ekonomi yang dilakukan INSEE, para ekonom memperkirakan hal tersebut tingkat pengangguran bisa naik hingga 9%ambang batas yang sangat kritis yang mencakup risiko sosial dan sosial.



Source link