Menjelang pemilihan presiden Barcelona, ketegangan meningkat seputar proyek klub dan bagaimana segala sesuatunya bisa berubah dengan adanya wajah baru di pucuk pimpinan.
Masa jabatan Joan Laporta sejauh ini tidak berjalan mulus, namun sang presiden memastikan tim bisa keluar dari situasi keuangan yang sulit. Dia membawa mereka kembali ke panggung besar dengan inti muda yang kuat dan proyek yang menarik.
Hansi Flick tentu saja merupakan bagian besar dari proyek Laporta dan merupakan orang kepercayaannya. Oleh karena itu, hasil pemilu dapat memainkan peran besar dalam menentukan masa depan pelatih asal Jerman itu di klub, karena ia melihat dirinya sebagai bagian dari proyek Laporta.
sikap Flick
Seperti diberitakan MARCA dalam laporannya baru-baru ini, Hansi Flick senang dengan kepemimpinan Deco dan Laporta dan bahkan bersedia memperpanjang masa tinggalnya di Catalonia jika Laporta terpilih kembali sebagai presiden.
Manajer dan penjabat presiden telah membicarakan hal ini, tetapi belum ada konfirmasi resmi yang akan diumumkan hingga 1 Juli, ketika Laporta akan menjabat kembali jika dia menang.
Namun, ketika presiden baru datang, Flick akan memikirkan kembali masa depannya di klub dan posisinya sebagai pelatih kepala. Ia akan melakukan pembicaraan dengan calon baru tersebut, namun saat ini kemungkinan besar ia akan mengundurkan diri dan kontraknya bahkan belum berakhir pada tahun depan.
Kandidat presiden Victor Font telah berbicara secara terbuka tentang bagaimana dia akan mempertahankan Flick sebagai pelatih jika dia menang, tetapi sang pelatih tidak begitu jelas mengenai hal itu. Jika Font dipilih, maka tidak pasti apakah pelatih Jerman itu akan bertahan setelah musim ini.
Jadi banyak hal bergantung pada pemilu yang akan datang dan apa yang dihasilkan dari pemilu tersebut, karena stabilitas, proyek, dan manajemen tim bergantung pada hasilnya. Laporta adalah favorit yang luar biasa tetapi tidak ada yang bisa dianggap remeh.











