Ukraina menjadi sasaran serangan besar terhadap jaringan energinya pada Sabtu pagi, yang menyebabkan pemadaman listrik di sebagian besar negara itu, perusahaan listrik Ukraina mengumumkan.
“Rusia melancarkan serangan besar-besaran baru terhadap jaringan listrik Ukraina,” kata Ukrenergo di Telegram. “Karena kerusakan yang disebabkan oleh musuh, pemadaman darurat telah diterapkan di sebagian besar wilayah,” tambah pemasok tersebut, menyebutkan dalam pesannya sekitar pukul 05:15 GMT (06:15 di Prancis) bahwa serangan sedang berlangsung.
Rusia telah melancarkan kampanye serangan terhadap jaringan energi Ukraina selama berbulan-bulan, menyebabkan krisis terburuk di sektor ini sejak invasi dimulai pada tahun 2022. Ratusan ribu rumah di Ukraina berulang kali ditinggalkan dalam kegelapan dan dingin.
– Diperkirakan 20°C pada hari Senin
Pemadaman listrik dilaporkan pada Sabtu pagi oleh pihak berwenang di Kiev, yang khususnya telah terkena dampaknya dalam beberapa minggu terakhir. Suhu turun hingga -5°C di ibu kota pada dini hari dan diperkirakan turun hingga -20°C pada hari Senin selama akhir pekan.
Ledakan dan pemadaman listrik juga dilaporkan terjadi di wilayah barat.
Tentara Polandia mengumumkan di X bahwa mereka telah mengerahkan pesawat untuk melindungi wilayah udaranya, seperti yang sering terjadi selama pemboman Rusia di wilayah perbatasan.
Pengeboman baru ini terjadi sehari setelah penembakan di Moskow melukai seorang pejabat senior intelijen militer Rusia, Jenderal Vladimir Alekseev. Pihak berwenang Rusia menyalahkan Kiev atas serangan ini, namun tidak memberikan tanggapan.











