Superstar Barcelona Pedri adalah salah satu pemain tim yang lebih baik saat mereka mengamankan kemenangan tipis 2-1 atas Girona pada hari Sabtu.
Pedri mencetak gol penentu kemenangan tim, namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Girona menyamakan kedudukan pada menit ke-20 melalui Axel Witsel.
Selain golnya, Pedri adalah pemain kunci sepanjang pertandingan, memainkan peran penting dalam mengatur permainan di tengah lapangan sebelum digantikan sekitar satu jam.
Berbicara kepada awak media, Pedri angkat bicara soal penampilan Barcelona malam itu.
Apa yang dikatakan Pedri usai kemenangan Barcelona atas Girona
Menanggapi hasil tersebut, Pedri mengaku Barcelona tidak terlalu dominan melawan Girona dan tidak senang dengan performa tim.
“Saya pikir kami tidak pernah memainkan permainan terbaik kami, kami perlu meningkatkan banyak hal dan saya tidak senang dengan kinerja tim, namun pada akhirnya kami mendapatkan tiga poin dan itu yang paling penting.” katanya.
“Itu bukan pertandingan yang bagus untuk tim, tapi kami mendapat tiga poin dan itu yang paling penting.” dia menambahkan.
Pemain internasional Spanyol itu terus menekankan pentingnya meraih tiga poin, meski Barcelona jauh dari performa terbaik biasanya.
“Saya pikir ini adalah pertandingan paling penting karena ketika Anda bermain bagus dan menang karena Anda yang terbaik dan mendominasi keseluruhan pertandingan, itu wajar.
“Namun pada hari-hari ketika Anda tidak berada di level Anda dan Anda tidak melakukan hal-hal sebagaimana mestinya, jika Anda keluar dari sana dengan tiga poin, itu sangat penting dalam perjalanan Anda menuju gelar di papan bawah liga.” katanya.
Hal senada juga diungkapkan Fermin Lopez yang menegaskan betapa pentingnya Barcelona memenangkan laga seperti ini.
Terakhir, Pedri berbicara tentang langkah Barcelona ke depan dan bagaimana fokusnya kini beralih ke pertandingan Liga Champions mendatang melawan Olympiacos.
“Kami harus menganalisis apa yang kami lakukan dengan buruk, mencoba memperbaikinya dan sekarang kami harus memikirkan Liga Champions.” dia menyimpulkan.










