Oscar Piastri menolak merinci “dampak” yang ditimbulkan pada rekan setimnya Lando Norris setelah Ted Kravitz memeriksa pembalap Australia itu jelang Grand Prix Amerika Serikat. McLaren melakukan tinjauan internal setelah insiden lap pertama pada balapan terakhir di Singapura menimbulkan kontroversi.
Norris memulai balapan dari posisi kelima di grid, rekan setimnya berada di posisi ketiga, tetapi pada saat mereka mencapai tikungan ketiga, mereka sudah berdampingan. Namun, karena Verstappen berada tepat di depannya, pembalap Inggris itu harus melakukan sentakan ke kanan untuk menghindari kontak keras dengan mobil Red Bull tersebut. Ia bertabrakan dengan Piastri yang untungnya mampu menghindari tembok luar.
Piastri menghubungi Norris melalui radio untuk menyerahkan posisinya setelah keluar dari tikungan di belakangnya, tetapi McLaren memutuskan untuk tidak mengambil tindakan. Namun setelah dilakukan peninjauan internal di markas, Andrea Stella dan Zak Brown memihak bintang Australia mereka.
Norris membenarkan hal ini di Austin dan tidak menunjukkan tanda-tanda ketidakpuasan terhadap keputusan internal tersebut. “Segala sesuatunya telah ditinjau dan ada serta akan berdampak pada saya hingga akhir musim,” ujarnya kepada Sky Sports F1.
Ia kemudian menjelaskan: “Peraturannya adalah jangan saling bertabrakan. Ini bukan kecelakaan, itu adalah sesuatu yang jauh lebih kecil, tapi kami bahkan tidak ingin mengambil tindakan sejauh itu karena hal itu menyebabkan hal seperti itu dan itu tidak baik. Kami dan tim ingin mencegah hal seperti itu terjadi lagi.”
“Semata-mata karena ada kontak antara dua mobil McLaren. Zak dan Andrea tidak ingin hal itu terjadi dan saya pikir sebagai rekan satu tim kami tidak ingin hal itu terjadi. Tentu saja itulah alasan mengapa saya dianggap bertanggung jawab. Itu ada konsekuensinya.”
Untuk berita dan berita utama terkini, daftarlah ke buletin Daily Express F1 kami atau bergabunglah dengan komunitas WhatsApp kami di sini.
Berbicara kepada Piastri, reporter Sky Sports F1 Kravitz mencoba mendapatkan beberapa informasi tentang “dampaknya”, tetapi pemain berusia 24 tahun itu menolak untuk mengungkapkan rincian lebih lanjut tentang penilaian McLaren.
“Saya tidak bisa mengatakan apa dampaknya,” jelas Piastri. “Tim perlu mengetahui hal itu. Gunakan imajinasimu, Ted. Pada akhirnya, dia mengambil tanggung jawab untuk ini, dan ada semacam dampaknya, ya.” Ketika ditanya apakah dia akan memberitahunya apa itu, dia menjawab dengan blak-blakan: “Tidak.”
Sebelum balapan hari Minggu di Austin, Piastri unggul 22 poin dari Norris dalam kejuaraan pembalap. Namun, momentumnya ada di pihak Inggris. Pebalap berusia 25 tahun itu telah mengalahkan rekan setimnya di tiga akhir pekan Grand Prix terakhir dan enam dari delapan akhir pekan terakhir.











