Sebuah tragedi terjadi di Arveyres pada Rabu pagi. Di kota kecil berpenduduk 2.000 jiwa ini, seorang anak laki-laki berusia 13 tahun ditabrak oleh bus yang membawa siswa dari beberapa kota tetangga saat kuliah di Jean Auriac College.
Sopir bus asal kawasan Libourne (Gironde) rupanya tidak melihat ada pemuda yang berdiri di zebra cross dan diduga menabraknya di hadapan beberapa remaja lainnya, menurut Ici Gironde
Sopirnya telah ditangkap
Dipukuli dan tak bernyawa, siswa tersebut meninggal meskipun ada intervensi dari layanan darurat yang melakukan pijat jantung selama satu jam. Orang tua anak laki-laki itu dibawa ke rumah sakit karena syok. Sopir juga sempat dirawat karena syok.
Kantor Kejaksaan Libourne telah membuka penyelidikan atas “pembunuhan tidak disengaja”. “Sopirnya ditahan. Investigasi pertama yang dilakukan menunjukkan bahwa dia tidak mengonsumsi alkohol atau narkotika,” jelas jaksa Loïs Raschel.
Investigasi, yang dipercayakan kepada brigade gendarmerie Libourne, harus menentukan keadaan sebenarnya dari kecelakaan tersebut. Unit psikologis untuk siswa telah didirikan di dekat institusi tersebut.











