Komite Bersama (CMP) hari ini bertemu untuk mencoba menyelesaikan RUU terkait penyederhanaan kehidupan ekonomi. Secara khusus, badan ini, yang terdiri dari para deputi dan senator, harus menemukan solusi terhadap isu sensitif masa depan zona rendah emisi (ZFE), yang diperebutkan dengan hangat oleh para profesional transportasi.
EPZ merupakan inti dari negosiasi parlemen
Para anggota parlemen berusaha menemukan titik temu, baik mengenai teks secara keseluruhan maupun mengenai pemeliharaan atau penghapusan EPZ. Sebagai pengingat, Majelis Nasional memberikan suara mendukung penghapusan RUU tersebut pada 17 Juni 2025 saat pembahasan RUU tersebut.
Kalender legislatif telah ditetapkan
Jika CMP mencapai kompromi, naskah hasil kerjanya akan diserahkan ke pemungutan suara akhir di Majelis Nasional pada tanggal 27 Januari, sebelum diperiksa oleh Senat pada tanggal 28 Januari.
Risiko blokade dan kontrol konstitusional
Jika tidak ada kesepakatan yang tercapai, pembacaan teks baru harus diselenggarakan. Pada saat yang sama, rujukan ke Dewan Konstitusi masih dimungkinkan. Hal ini dapat mengakibatkan ketentuan tertentu menjadi tidak sah, khususnya ketentuan yang berkaitan dengan ZFE.
Memang benar, beberapa pejabat terpilih percaya bahwa penghapusan zona rendah emisi tidak secara langsung berkaitan dengan tujuan utama dari RUU tersebut dan oleh karena itu dapat dikualifikasikan sebagai “legislatif yang angkuh”, sehingga membuat tindakan ini berisiko terhadap sensor.
Ini mungkin (juga) menarik minat Anda












