Sepuluh anak muda di teater yang ditinggalkan. Di luar kekacauan, namun dalam sebuah perjanjian: bercerita, mengingat bahwa hidup terus berjalan; seperti Boccaccio di masa lalu yang menulis The Decameron untuk menangkal penyakit sampar dan ketakutan. Jadi dalam sesi tertutup ini, sumber daya tidak penting: yang penting adalah urgensi untuk berkreasi.
Decameron, sebuah mahakarya Abad Pertengahan, adalah buku terlaris pertama yang populer, kumpulan kisah-kisah mesum, romantis, kejam atau olok-olok, sebuah teater dunia tempat para pangeran dan bajak laut, tipu daya dan keinginan, ilusi dan kebenaran bertemu. Namun tidak ada rekonstruksi di sini: hanya sepuluh tubuh yang mewujudkan segalanya.
Karena ciptaan ini mengguncang kode-kode opera. Tidak ada orkestra, tidak ada hierarki antar disiplin: yang pertama dan terpenting adalah perayaan teatrikal, di mana batasan antara menyanyi, berbicara, dan akting dihapuskan. Matteo Franceschini dan Caroline Leboutte mengilhami subjek mereka dengan energi pasukan, diselingi oleh skor organik yang menghapus batas antar gaya.
Bercerita sudah merupakan suatu penolakan; dan menemukan dirimu sendiri sudah memilih harapan. Decameron tidak menghakimi, tentu saja tidak. Dia memprovokasi, menghibur dan terkadang mengganggu; ia merayakan apa yang mempersatukan kita dan menantang apa yang memisahkan kita. Dan yang terpenting, hal ini mengingatkan kita pada satu hal penting: di jantung kerusuhan, penebusan memang datang dari upaya kolektif.
Dekameron
Opera oleh Matteo Franceschini
Libretto Stefano Simone Pintor setelah Il Decamerone oleh Giovanni Boccaccio
Edisi Ricordi
Penciptaan duniaArahan musik dan studi musik Bianca Chillemi
Sutradara: Caroline LeboutteDramaturgi Matteo Franceschini, Caroline Leboutte dan Stefano Simone Pintor
Skenografi dan kostum Aurélie Borremans
Koreografi Fatou Traoré
Pencahayaan Nicolas Olivier
Asisten sutradara Roxane Lefevre
Asisten kostum Rita BelovaBersama Charlotte Avias, Clara Barbier-Serrano, Elena Caccamo, Mathieu Dubroca, Hélène Escriva, Elena Olga Groppo, Robin Kirklar, Laure Magnien, Laura Muller dan Kenny Ferreira
Produksi Opéra Grand Avignon, dengan dukungan GMEM – Centre National de Création Musicale de Marseille.
Dinyanyikan dalam beberapa bahasa dan diberi judul tambahan dalam bahasa Prancis6 dan 7 Maret 2026
Opera Avignon12 dan 13 Juni 2026
Athenee Louis-Jouvet, Paris











