Barcelona sudah meletakkan fondasi untuk musim depan dan nama penyerang kelas atas terus menonjol dalam diskusi internal.
Menurut laporan terbaru dari MARCA, Barcelona tetap tertarik pada Julian Alvarez meski sang striker tidak menjalani musim paling produktif di Atletico Madrid.
Diketahui, manajemen olahraga Barcelona sedang aktif menyusun roadmap unit penyerang jelang jendela transfer musim panas.
Meski belum ada keputusan akhir yang diambil, pihak klub yakin masa depan lini depan perlu dibenahi secepatnya.
Perencanaan ini dipimpin oleh direktur olahraga Deco bersama dengan pelatih kepala Hansi Flick, keduanya dilaporkan menilai Alvarez sangat tinggi.
Barcelona membutuhkan seorang striker
Konteksnya penting. Robert Lewandowski mendekati tahap akhir kontraknya dan Barcelona sadar mereka membutuhkan penerus jangka panjang.
Sekalipun Lewandowski tetap menjadi pemain penting saat ini, pihak klub tidak mau berkecil hati ketika kepindahan itu akhirnya terjadi.
Alvarez adalah salah satu dari beberapa profil yang dipertimbangkan, dan dia menonjol karena usia, mobilitas, dan kemampuannya untuk beroperasi dalam berbagai peran menyerang.
Dari sudut pandang olahraga, minat ini kemungkinan besar akan membuat orang terkejut. Alvarez belum menjalani musim yang menonjol, mencetak 11 gol dan lima assist dalam 26 penampilan sejauh ini.
Angka-angka ini memang pantas, tapi tidak spektakuler untuk seorang striker yang dihargai di level tertinggi.
Namun, kendala utamanya adalah finansial, karena setiap kepindahan Alvarez akan sangat rumit.
Harga yang diharapkan adalah sekitar 100 juta euro, yang jelas menempatkan operasi tersebut dalam kategori “sulit” bagi Barcelona.
Seperti hampir semua jendela transfer, ketidakpastian seputar financial fair play tetap menjadi inti pekerjaan Deco.
Kepatuhan terhadap aturan 1-1 akan menentukan seberapa ambisius klub tersebut dan meskipun ada optimisme bahwa hal ini akan selesai pada musim panas, tidak ada jaminan.











