Pelatih asal Portugal itu dipecat pada awal tahun meski menikmati peningkatan performa dibandingkan finis di peringkat ke-15 yang suram pada musim 2024/25. Darren Fletcher turun tangan untuk sementara untuk pertandingan melawan Burnley dan Brighton sebelum Michael Carrick mengambil alih sebagai manajer sementara awal pekan ini.
Carrick diperkirakan akan memimpin klub mencapai hasil terbaik mereka di Liga Premier musim ini, dengan United mempertimbangkan opsi manajerialnya musim panas mendatang. Oleh karena itu, banyak spekulasi mengenai siapa yang bisa mengambil alih posisi pelatih secara permanen mulai musim 2026/27.
Pemain seperti Oliver Glasner dan Gareth Southgate dipandang sebagai kandidat utama untuk membangun kembali klub dalam beberapa bulan mendatang, sementara Klopp juga dipandang sebagai orang luar.
Mengingat hubungannya yang mendalam dengan Liverpool, di mana ia memimpin rival berat United itu meraih kejayaan di Liga Premier dan Liga Champions, prospek pelatih Jerman itu menjadi manajer berikutnya di Theatre of Dreams masih sangat tipis.
Namun, Rooney kini mengungkapkan bahwa ia akan menyambut Klopp di Old Trafford menjelang masa sembilan tahun legendaris Jerman itu di Anfield. Berbicara di The Wayne Rooney Show, pria berusia 40 tahun itu mengakui: “Saya pikir sebelum Liverpool saya akan mencintai Klopp.”
“Tetapi saya tidak berpikir Anda bisa mendapatkan Klopp atau Alonso untuk saya. Alonso tampil luar biasa di Leverkusen dan saya pikir Anda memiliki peluang lebih baik untuk dia duduk dan menunggu dan berharap Arne Slot pergi.”
Hal ini terjadi di tengah spekulasi yang menghubungkan Xabi Alonso dengan kursi panas United setelah ia meninggalkan Real Madrid pada hari Senin setelah hanya tujuh setengah bulan memimpin.
Saat ini, Rooney pun dengan cepat mengidentifikasi Thomas Tuchel sebagai kandidat pilihannya, mengutip rekam jejaknya yang sudah terbukti di sepak bola Inggris. Dia melanjutkan: “Tuchel adalah orang yang tepat untuk saya. Saya hanya berpikir dia tahu Premier League, dia memenangkan trofi, dia melakukannya dengan baik di Inggris. Waktu akan menjawabnya.”
Sementara itu, Carrick menghadapi tantangan besar dalam pertandingan pertamanya sebagai manajer United pada Sabtu sore ketika ia menghadapi tim asuhan Pep Guardiola dalam derby Manchester yang berlangsung sengit.











