Dilumpuhkan oleh rencana imperialis Donald Trump, Eropa terbangun dengan mabuk. Sehubungan dengan keinginannya kepada tentara, Presiden Prancis Emmanuel Macron, seperti biasa, pada hari Kamis di pangkalan udara Istres (Bouches-du-Rhône), lebih memilih mantra melancarkan perang daripada mengorbankan diplomasi. Mengenai Amerika Serikat dan keinginannya untuk mencaplok Greenland, sindiran telah berkembang.
“Kepastian yang kadang-kadang sudah berumur puluhan tahun kini dipertanyakan. (…) Eropa mempunyai pesaing yang tidak terpikirkan sebelumnya, kata kepala negara. Kadang-kadang Eropa mempunyai sekutu yang kita anggap mudah ditebak dan bersemangat, yang selalu berada di sisi kita, yang…











