Potongan itu disebut Monolog Gaza. Itu adalah sebuah janji sekaligus harapan. Keinginan agar dua belas seniman Palestina yang masih terjebak di Gaza, akibat serangan Israel yang tak henti-hentinya, bisa bersatu di panggung Prancis.
Belum pernah terjadi sebelumnya, proyek ini dijelaskan secara rinci dalam konferensi pers di Zoom pada Selasa, 13 Januari. Untuk pertama kalinya sejak dimulainya fase genosida mengerikan yang dimulai Israel lebih dari dua tahun lalu…











